HOME
Home » Survival » 5 Macam Tutorial Membuat Perangkap Air di Gunung

5 Macam Tutorial Membuat Perangkap Air di Gunung

Posted at July 24th, 2017 | Categorised in Survival

Air di gunung adalah sumber penghidupan yang penting. Apalagi bagi seorang pendaki gunung, kebutuhan akan sumber daya air tentu sangat penting mengingat di gunung suatu waktu bisa sangat jarang terdapat sumber air.

Jika melakukan pendakian saat musim hujan tentu kita tidak perlu khawatir akan pasokan air, pasalnya air hujan yang turun bisa menjadi solusi. Pendaki bisa menampung air hujan dalam wadah atau botolnya. Selain itu mungkin sekali akan banyak terdapat sumber air di berbagai spot gunung seperti aliran air, sungai dan lain sebagainya.

Namun bagaimana jika saat itu adalah musim kemarau, atau sedang tidak turun hujan? Tentunya kita akan kesulitan. Perbekalan air dari sebelum mendaki adalah salah satu solusinya. Tapi pada kondisi tertentu jika kita kehabisan air sedangkan sumber air sangat minim, maka apa yang harus kita lakukan? Caranya yakni, kamu bisa mencoba membuat perangkap air dari botol.

Berikut ini ada beberapa tutorial membuat perangkap air di gunung. Air hujan, embun dari pohon, dan lain sebagainya kita bisa menangkapnya dalam wadah atau botol. Berikut caranya,

(1) Solar Still 
membuat perangkap air
Metode yang ini yakni dengan memanfaatkan kelembapan di dalam tanah. Kamu bisa melakukan cara ini dari siang-pagi hari berikutnya. Caranya yakni:
– Cari daerah yang lembab yang mendapat sinar matahari hampir sepanjang hari
– Gali lubang berbentuk mangkuk/cekung sekitar tiga kaki dan dua kaki kedalamannya, dan masukkan botol/wadah air di tengah dan taruh dedaunan hijau ke setiap sisi lubang
– Tutup lubang dengan plastik dan beri pemberat batu di tengahnya vertikal lurus dengan botol di bawahnya
– Tiap pinggiran plastik diberi pemberat tanah atau batu. Dan pastikan lubang tertutup
– Tunggu hingga beberapa jam hingga air penuh dalam wadah/botol
– Akan lebih baik jika airnya dimasak dahulu

(2) Water Filter

Metode ini adalah dengan membuat penyaring air keruh alamiah buatan tangan. Konsep dari air bersih yakni air keruh yang tersaring/filter oleh bebatuan dan tanah. Metode ini adalah solusi mencari air bersih siap minum selain dimasak. Berikut caranya,
– Buat tempat penyaringan dari botol yang dipotong bawahnya (seperti gambar) atau plastik atau batang bambu. (sesuaikan dengan memperhatikan gambar) dan gantung di tempat tinggi/pohon dll
– Buat lubang di ujung sebagai jalur keluarnya air saringan
– Masukkan bersusun tanah halus, kemudian batu berurutan (lihat gambar)
– Taruh wadah/botol lain di bawah sebagai penadah air saringan
– Masukkan air ke dalam saringan dan tunggu

(3) Transpiration Bag

Metode ini mirip dengan metode pertama yakni dengan menangkap embun/kelembapan. Di gunung tingkat kelembapan atau embun pada tumbuhan sangat tinggi. Untuk itu kita bisa memanfaatkan embun tersebut dan menampungnya di dalam wadah atau botol. Caranya yakni,
– Bungkus beberapa ranting yang daunnya lebat dengan plastik (lihat gambar)
– Masukkan pemberta dari batu supaya terbentuk jalur menetesnya air nantinya
– Taruh botol/wadah untuk menadah air di bawahnya
– Tunggu seharian hingga air penuh

(4) Beach Well

Metode yang ini tampaknya sedikit menyimpang, yakni menangkap air bersih di pinggir pantai. Dalam beberapa pendakian ada gunung yang dekat dengan pantai, tentu tutorial yang satu ini patut dipelajari. Air laut/pantai adalah air dengan kadar garam yang tinggi untuk itu dilarang untuk diminum langsung. Cara sederhanya untuk menangkap air bersih dari pantai yakni
– Buat penampung air dari botol atau semacamnya, dan buat lubang di bawah botol (lihat gambar)
– Tanam botol tersebut sekitar 100 kaki dari garis pantai. Kedalaman 3-5 kaki. Lokasi penanaman botol adalah di pasir yang basah/lembab
– Tunggu hingga air terkumpul
– Jika rasa air masih terasa asin, maka ulang kembali metode ini dengan jarak tanam lebih mundur lagi dari sebelumnya

(5) Air Hujan

Metode terakhir dan yang paling umum adalah menampung air hujan. Di gunung curah hujan lebih tinggi ketimbang di dataran rendah. Untuk itu persentase hujan di gunung akan lebih besar. Dan metode yang paling gampang untuk mencari air yakni dengan menampung air hujan. caranya yakni bisa menggunakan botol biasa dan biarkan maka akan terisi dengan sendirinya. Atau bisa juga dengan metode seperti gambar di atas.

Nah, itu dia beberapa tutorial membuat perangkap air atau mencari air dengan metode sederhana. Dalam keadaan darurat jika tidak ada air maka situasinya akan berbahaya. Namun jangan lupa jika memungkinkan maka masaklah terlebih dahulu air-air yang telah kamu kumpulkan tersebut supaya bisa membunuh bakteri-bakteri yang ada di dalamnya. Minimal masak selama 10 menit.

Bagi para pendaki gunung air adalah poin yang penting, oleh karena itu jangan sepelekan hal tersebut. Bawalah bekal air sesuai perencananaan. Jika musim hujan maka bisa lakukan perencanaan untuk mencari air di gunung. Namun jika musim sedang tidak ada hujan maka sesuaikan bekal airnya jangan sampai kekurangan.

REFERENSI

How to Find Water : adventure.howstuffworks.com
How to Choose a Water Filter or Purifier:  www.rei.com
How to Make a Solar Still: wilderness-survival-skills.com
How to melt ice or snow to drink: wilderness-survival-skills.com
Rainwater harvesting methods: wilderness-survival-skills.com
etc

1 Comment for 5 Macam Tutorial Membuat Perangkap Air di Gunung

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Post to 5 Macam Tutorial Membuat Perangkap Air di Gunung

jamur yang bisa dimakan dan beracun small-min

35+ Jenis Tumbuhan di Hutan yang Bisa Dimakan

Posted at 27/07/2017

Melakukan perjalanan menyusuri hutan atau mendaki gunung memang penuh dengan resiko, salah satunya resiko berkaitan dengan pangan. Banyak kasus para pendaki... Read More

Cara Mencari Air di Gunung + Hutan Lengkap

Posted at 27/07/2017

Beberapa kasus pada pendakian gunung dan susur hutan terjadi kasus yang mengancam nyawa seperti dehidrasi, dan kekurangan makanan. Pada dasarnya alam... Read More