HOME
Home » Gunung Kelam » Gunung Kelam, Bukit Batu Terbesar di Dunia Ada di Kalbar

Gunung Kelam, Bukit Batu Terbesar di Dunia Ada di Kalbar

Posted at December 21st, 2016 | Categorised in Gunung Kelam

Bukit Kelam infopendaki -min
Gunung Kelam adalah sebuah batuan raksasa yang membentuk gunung dengan ketinggian di atas 900 mdpl (meter di atas permukaan laut). Gunung ini membentang dari barat ke timur dengan ketinggian 1.002 mdpl atau 3.287 kaki dan berada di antara dua sungai besar Sungai Melawi dan Sungai Kapuas yang menjadi sungai penghidupan di Kalimantan Barat.

Gunung batu raksasa ini terletak di Kecamatan Kelam Permai, kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Letaknya sekitar 395 km dari kota Pontianak, dan hanya berjarak sekitar 19 km dari kota Sintang.

Gunung Kelam disebut juga Bukit Kelam karena memang umumnya orang Kalimantan menyebut gunung dengan sebutan bukit raya. Gunung-gunung di Kalimantan memiliki ciri khas yakni tidak tinggi lebih dari 2000 mdpl dan sebagian besar wilayah dalam gunung tersebut adalah perhutanan.

Nama “kelam” berlatar belakang karena bukit batu tersebut memiliki warna hitam gosong keseluruhannya.

Selain menjadi gunung batu terbesar di dunia, gunung Kelam juga menjadi tempat tumbuhnya 14 spesies tumbuhan kantung semar. Dan banyak pula yang menasbihkan gunung ini sebagai rumah terbesar bagi tumbuhan spesies kantung semar. Salah satu spesies yang sangat langka dari kantung semar yakni Nepenthes Clipeata. Tumbuhan kantung semar hidup di ketinggian 500-800 mdpl dan biasanya tumbuh di sudut-sudut lokasi tertentu yang sulit dijangkau.

Selain terkenal dengan kantung semar-nya, gunung batu terbesar ini juga memiliki penghuni lain yang juga langka seperti anggrek hitam dan beberapa hewan langka seperti beruang madu, trenggiling dan burung lawet yang hidup di gua yang ada pada gunung Kelam ini.

Orang yang tercatat pertama kali mendaki gunung Kelam yakni Dr Gürtler pada tahun 1800-an, lalu ada pula Johannes Gottfried Hallier keduanya adalah orang Eropa.

Kawasan seluas 520 hektar itu oleh pemerintah pusat melalui surat keputusan menteri kehutanan RI nomor 594/Kpts-II/92 tanggal 06 Juni 1992 ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam Bukit Kelam. Beberapa objek wisata menjadi pelengkap keindahan dan keramaian bukit ini.

Karena dikenal juga sebagai Hutan wisata Bukit Kelam, lokasi kawasan gunung menjadi ramai pengunjung khususnya di akhir pekan dan hari libur. Beberapa objek wisata seperti air terjun, hutan alam, goa dan candi serta wisata rohani kristen katolik.

ASAL USUL DAN MITOS
Gunung Kelam berdiri kokoh membentang dari barat ke timur dengan ketinggian di atas 1000 meter. Di sekelilingnya murni bersih tanpa ada gunung-gunung atau bukit kecil yang menghiasi, hanya ada dua aliran sungai besar yakni sungai Melawi dan Kapuas. Jika diperhatikan betul mungkin sepintas kita akan berpikir bagaimana gunung batu raksasa tersebut bisa ada di situ?

Dahulu ada dua orang yang sakti mandraguna yakni Bujang Beji dan Temenggung Marubai. Bujang Beji menguasai sungai Kapuas sedangkan Temenggung Marubai menguasai sungai Melawi. Suatu hari Bujang Beji merasa iri terhadap Temenggung Marubai karena tangkapan ikannya lebih sedikit, sedangkan Temenggung Marubai tangkapannya lebih banyak dan besar-besar. Oleh sebab itu Bujang Beji menangkap semua ikan di sungai Kapuas baik yang kecil maupun yang besar hingga di sungai tersebut tinggal beberapa ikan saja. Bujang Beji dengki dan ingin melampiaskan kekesalannya tersebut. Diangkatnya sebuah batu raksasa dari puncak bukit Nanga Silat. Batu itu diikatnya dengan tali rumput dan dibopongnya untuk dijatuhkan di hulu sungai Melawi. Perbuatannya itu ditertawai oleh dewi-dewi di kayangan, Bujang Bejipun mengetahuinya dan semakin marah. Namun naas belum sampai pada tujuannya tali untuk membawa batu raksasa tersebut putus dan batu itupun jatuh di lembah yang bernama Jetak.

Bujang Beji berusaha mengangkatnya kembali namun batu itu sudah melekat dan tidak bisa digerakkan sedikitpun. Maka jadilah sebuah gunung batu raksasa yang dijuluki “Bukit Kelam”.

Cerita lain yang dikaitkan dengan adanya gunung Kelam yakni tentang sebuah meteor yang jatuh dan terbentuklah gunung tersebut. Asal usul bukit Kelam digambarkan dalam sebuah dinding di kawasan wisata setempat.

WISATA DAN FASILITAS
Sejak dimasukkan sebagai wisata alam, lokasi sekitar bukit Kelam menjadi semakin maju dan dilengkapi fasilitasnya. Potensi wisata yang tinggi benar-benar dimanfaatkan oleh pemerintah lokal sebagai upaya menambah pemasukan APBD.

Potensi wisata bukit Kelam yang menguntungkan antara lain terbang layang/para layang dan panjat tebing. Itu bisa menjadi pertimbangan bagi pemerintah Kalbar, Kab. Sintang khususnya. Selain itu camping ground dan Pusat Perkemahan Pramuka juga sudah tersedia di sana.

Di kaki gunung ada sebuah air terjun yang dijadikan tempat wisata pula. Dan juga terdapat kolam renang dan lapangan tenis. Di sekitar bukit dibangun sebuah rumah suku yakni Rumah Panjang (rumah tradisional suku Dayak) Ensaid Pendek dan Ensaid Panjang.

rumah adat di bukit kelam

Rincian lengkap fasilitas: pusat informasi pariwisata, pemandu wisata, papan penunjuk arah, balai pertemuan, panggung hiburan, camping ground, dan tangga pendakian. Terminal bus, area parkir yang luas dan aman, warung makan, kolam renang, lapangan tenis, shelter-shelter, sentra oleh-oleh dan cenderamata, dan toilet. Tersedia pula losmen dan wisma.

TRANSPORTASI
Transportasi untuk menuju lokasi cukup mudah karena memang dekat dengan kota Sintang. Hanya saja jika traveler dari luar Kalimantan tentu akan terasa agak kesulitan karena titik point biasanya dari Pontianak.

Pontianak – Sintang – Lokasi
Bus reguler arah Pontianak-Sintang (400 km), 6 jam
Pesawat Kalstar Pontianak-Sintang, 35 menit

Untuk mencapai lokasi dari kota Sintang sangat mudah. Bisa menggunakan GPS atau bertanya pada orang. Bisa naik angkot, mobil, atau ojek. Kenapa mudah? selain lokasinya yang cukup dekat, jalan raya menuju lokasi juga sudah bagus dan bisa dilalui kendaraan roda empat.

PENDAKIAN
Pendakian gunung Kelam cukup mudah karena sudah disediakan tangga di punggung sebelah barat dengan kemiringan 90 derajat. Meski sangat miring, tapi tenang tangga tersebut sangat kuat.

Alternatif lain untuk mendaki yakni menggunakan jalur pendakian yang memiliki kemiringan 15 – 40 derajat.

Pemandangan dari puncak bukit Kelam yakni sungai Kapuas dan sungai Melawi serta pemandangan kota Sintang.

Tiap tahun rutin diadakan kegiatan Gebyar Wisata Bukit Kelam yang menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya dari masyarakat setempat, pameran wisata, fashion, permainan rakyat, dan lain sebagainya.

Flora:
meranti (shorea sp), bangeris (koompassia sp), tengkawang (dipterocarpus sp), kebas-kebas (podocarpusceae), anggrek (archidaceae)

Fauna
beruang madu (heralctus mayalanus), trenggiling (manis javanica), kelelawar (hiropteraphilie), dan alap-alap (acciptiter badios)

MENGAPA BUKIT KELAM DIKATAKAN GUNUNG BATU TERBESAR?
Banyak orang pastinya masih awam tentang bukit Kelam apalagi orang luar Kalimantan. Namun ternyata bukit tersebut ternyata menjadi bebatuan menjulang terbesar di dunia. Dunia internasional lebih mengenal gunung batu “Ayers Rock” di Australia sebagai batuan terbesar di dunia karena memang nama itu suda mencuat dan terkenal. Tapi kenyataannya Ayers Rock hanya setinggi 863 m, sedangkan bukit Kelam setinggi 1002 meter.
perbandingan bukit kelam dengan Ayers Rock-min

GALLERY

INFORMASI LAIN
Nama: Gunung Kelam/Bukit Kelam
Ketinggian: 1002 mdpl
Lokasi: Sintang, Kalimantan Barat
Pengelola: Taman Wisata Alam Bukit Kelam
Tiket: Rp 15.000 per orang
Situs:

2 Comments for Gunung Kelam, Bukit Batu Terbesar di Dunia Ada di Kalbar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Post to Gunung Kelam, Bukit Batu Terbesar di Dunia Ada di Kalbar