HOME
Home » Jawa Tengah » Merbabu » Gunung Merbabu

Gunung Merbabu

Posted at January 9th, 2020 | Categorised in Jawa Tengah, Merbabu

GUNUNG MERBABU

GUNUNG MERBABU

Gunung Merbabu adalah salah satu gunung paling indah di provinsi Jawa Tengah tepatnya di kabupaten Magelang (Barat), Boyolali (Timur), Salatiga (Selatan), dan Semarang (Utara). Jalur pendakian gunung Merbabu cocok sekali untuk para pendaki pemula. Dari mulai jalan datar, bergelombang, agak naik, dan menanjak sampai menanjak sekali ada di jalur pendakian gunung Merbabu. Ditambah lagi hutan homogen, sabana, dan bukit-bukit rumput menghiasi di setiap perjalanan.

Gunung Merbabu adalah gunung yang pernah aktif. Tercatat pernah meletus pada tahun 1560 dan tahun 1797. Oleh karena itu gunung Merbabu disebut juga gunung tidur karena sudah tidak meletus lagi. Ketinggian gunung Merbabu yakni 3.142 mdpl atau sekitar 10.630 kaki. Untuk ketinggian tersebut gunung Merbabu sudah tergolong gunung dengan ketinggian di atas rata-rata. Namun bagi para pendaki pemula jangan khawatir karna ketinggian tersebut akan dibalas dengan pemandangan di sana.

PUNCAK

Gunung Merbabu memiliki empat puncak tertinggi yakni :

  • Puncak Syarif (3.119 mdpl)
  • Puncak Ondo Rante (3112 mdpl)
  • Puncak Kenteng Songo (3.142 mdpl)
  • Puncak Trianggulasi (3.142 mdpl).

JALUR PENDAKIAN

Untuk mendaki gunung Merbabu kita diberi beberapa pilihan jalur pendakian. Masing-masing memiliki tingkat kesulitan berbeda-beda. Namun pada dasarnya jalur-jalur pendakian tersebut juga memiliki pemandangan yang sama indahnya.

Gunung Merbabu memiliki total 11 jalur pendakian. Beberapa di antaranya adalah jalur pendakian yang sepi dan ekstrim. Berikut adalah jalur-jalur tersebut:

  1. Jalur Selo
  2. Jalur Gancik
  3. Jalur Suwanting
  4. Jalur Grenden
  5. Jalur Genikan
  6. Jalur Wekas
  7. Jalur Cuntel
  8. Jalur Thekelan
  9. Jalur Timboa
  10. Jalur Ngagrong
  11. Jalur Ngaduman

Jalur pendakian Selo adalah jalur pendakian dari Magelang atau Boyolali. Jalur ini adalah jalur favorit dan paling ramai dipilih bagi para pendaki khususnya untuk pemula. Bagi kamu yang baru pertama kali naik gunung sebaiknya pilih jalur Selo.

Jalur pendakian Kopeng terbagi menjadi dua yakni jalur Thekelan dan jalur Cuntel. Keduanya masuk dalam satu wilayah bernama Kopeng. Maka tak jarang para pendaki hanya tahu sebutan jalur Kopeng saja. Jalur Thekelan dan Cuntel memiliki karakteristik yang sama. Jalur tersebut adalah jalur pendakian dari Salatiga. Jalur yang satu ini terkenal lebih sulit dan ekstrim. Pada jalur ini kita akan bertemu dengan jalan yang curam sehingga bisa dibilang jalur setan.

Jalur pendakian Wekas adalah jalur pendakian dari Magelang. Jalur ini terkenal juga sebagai jalur yang ekstrim seperti jalur Kopeng namun pemandangannya juga sama luar biasa indah. Namun dari ketiga jalur tersebut jalur Selo-lah yang memiliki pemandangan lebih indah karena pada jalur Selo tersebut kita akan mendapati banyak spot seperti sabana rumput menjulang.

Jalur Genikan berdekatan dengan jalur Wekas. Keduanya juga memiliki karakteristik trek yang sama.

Jalur pendakian Gancik adalah jalur yang satu lokad dengan jalur Selo. Lokasinya sama di kecamatan Selo. Hanya saja titik start pendakian berbeda antara Gancik dengan Selo. Namun keduanya nanti akan bertemu di satu titik yakni pada Pos 3. Lepas dari itu dua jalur Gancik-Selo tadi menjadi satu jalur yang sama.

Jalur pendakain Suwanting adalah jalur yang melewati sebuah spot indah yaitu sebuah populasi hutan pinus. Lokasi tersebut menjadi favorit para pendaki. Namun jangan salah, lepas dari trek tersebut adalah trek super berat karena menanjak tanpa ampun.

Jalur pendakian Grenden tidak jauh dari jalur Suwanting. Keduanya berada di sisi barat Merbabu. Namun jalur Grenden lebih pendek dan lebih cepat.

Kemudian tiga jalur lain yakni: Timboa, Ngaduman, dan Ngagrong adalah jalu via sisi timur gunung. Jalur tersebut terbilang sangat sepi dan ekstrim.

Klik link di bawah untuk membuka artikel tentang masing-masing jalur pendakian:
(1) Jalur Selo dari Magelang/Boyolali
(2) Jalur Thekelan dari Salatiga
(3) Jalur Wekas dari Magelang
(4) Jalur Suwanting dari Magelang
(5) Jalur Gancik
(6) Jalur Grenden
(7) Jalur Cuntel
(8) Jalur Genikan
(9) Jalur Timboa
(10) Jalut Ngagrong
(11) Jalur Ngaduman

GAMBARAN SINGKAT JALUR PENDAKIAN GUNUNG MERBABU

Nah, gambar di atas salah satu penampakkan malam hari di salah satu pos untuk bertenda. Yang perlu kita perhatikan yaitu kondisi tubuh kita sendiri. Kalau malam gunung Merbabu terkenal cukup dingin di banding gunung-gunung lain. Oleh karena itu bawalah pakaian yang hangat dan perlengkapan lain tentunya diperhatikan juga. Nah, yang paling enak kita bisa bikin api unggun saat malam.

Nah, gimana apakah kamu tertarik untuk naik gunung Merbabu? Persiapkanlah fisik terlebih dahulu sebelumnya minimal 1 minggu sebelum keberangkatan. Persiapkan kelompok untuk naik gunung. Rekomendasi 5-8 orang jika ingin enak, karena akan gampang saling mengatur dan sebagainya. Jika kekurangan personel sebaiknya paling minimal 3 orang (salah satunya harus sudah pernah naik gunung). Nah jika mau beramai-ramai usahakan di bawah 20 orang dan diwajibkan kelompoknya bisa menjaga kebersihan gunung dan menaati peraturan yang ada.

Persiapkan pula peralatan naik gunungnya. Jangan sepelekan keselamatan atau safety. Gunakan sandal atau sepatu gunung dan jaket gunung. Bawa pula jas hujan untuk jaga-jaga kalau-kalau turun hujan. Dan yang terpenting bawa konsumsi secukupnya jangan terlalu sedikit maupun terlalu banyak. Rata-rata waktu yang diperlukan dalam pendakian gunung Merbabu yakni 1-1,5 hari.

TIPS PENDAKIAN

  1. Pilihlah hari yang bagus untuk mendaki, usahakan jangan waktu hujan
  2. Latihan fisik seminggu sebelum hari H
  3. Persiapkan tim dan perlengkapan yang akan dibawa . Jangan lupa bawa sesuatu misal benda kesayangan atau tulisan untuk seseorang supaya bisa foto bareng saat di puncak
  4. Tim yang solid adalah 5-8 orang. Jika sedikit usahakan 3 orang (1 orang harus sudah pernah naik gunung)
  5. Jangan sepelekan keselamatan. Pakai sandal atau sepatu gunung dan jaket gunung. Bawa makanan dan air secukupnya jangan terlalu sedikit dan jangan terlalu banyak. Yang paling penting jangan melanggar peraturan dan jangan buang sampah di gunung
  6. Untuk pendakian Merbabu kita bisa naik pagi atau malam. Jika pagi bagusnya pukul 10-13. Jika malam 6-7
  7. Dirikan tenda di tempat yang datar dan usahakan diselimuti pohon atau semak supaya tidak terkena angin gunung langsung
  8. Jika ada anggota kelompok yang tidak bisa melanjutkan perjalanan sebaiknya ditemani. Atau jika sakit parah langsung beritahu dengan kelompok lain.

INFORMASI GUNUNG MERBABU

Nama: Gunung Merbabu
Ketinggian: 3.142 m (10.630 kaki)
Lokasi: Magelang (barat), Semarang (utara), Boyolali (timur) , Salatiga (Selatan), Jawa Tengah
Letusan terakhir: 1560 dan 1797
Pengelola: Taman Nasional Gunung Merbabu
Alamat: Jl. Merbabu no.136 Boyolali, Jawa Tengah – Indonesia
Phone : +62 276 3293341
Website: http://merbabunationalpark.org
email : info[at]merbabunationalpark.org
Spot alam: Hutan, Sabana, Bukit,
Sumber air: Ada di jalur Wekas (Pos 2)
Flora: Pinus merkusii, Puspa, Akasia, Soro, Cemara gunung, Edelweis jawa
Fauna: elang jawa, elang hitam, alap-alap sapi, elang-ular bido, ayam hutan, tekukur, gelatik batu, kijang, landak, musang luwak, monyet ekor-panjang, dan lain-lain.
Hutan: Hutan Dipterokarp Bukit, Hutan Dipterokarp Atas, Hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung
Jalur pendakian:

  • Selo (dari Boyolali)
  • Kopeng (dari Salatiga)
  • Wekas (dari Magelang) dll

Puncak: puncak Syarif 3.119 mdpl, Puncak Kenteng Songo/Tianggulasi 3.142 mdpl
Puncak lain: Watugubuk, Watutulis, Gegersapi, Ondorante
Kawah: Candradimuko, kombang, rebab, Kendang, Sambernyowo
View gunung lain dari puncak: Gn. Merapi, Sumbing, Sindoro, Telomoyo, Ungaran, Lawu
Tarif daki: Rp 10.000/orang/hari (Jan 2015)
Mitos: Kerajaan Jawa sangat besar terkubur di dalam Gunung Merapi dan gunung Merbabu yang berkaitan dengan kerajaan Mataram Kuno
Kismis (kisah misteri): Di gunung Merbabu ada yang namanya Pasar Setan konon adalah tempat jual-beli-nya makhluk halus

TRANSPORTASI

Untuk ke Selo dari Semarang-Solo
1. Bus Jurusan Semarang-Solo turun di kota Boyolali.
2. Bus kecil dari Pasar Sapi Boyolali ke Selo.
3. Bus kecil dari Pasar Cepogo ke Selo.

Untuk ke Selo lewat Magelang
1. Bus jurusan Yogya – Semarang turun di Blabak (sebelum kota Magelang)
2. Angkot ke desa Sawangan disambung mobil bak sayuran ke jurusan Klakah, sambung lagi mobil sayuran ke Selo. Ada juga bus kecil jurusan magelang ke Boyolali turun di Selo.
( Tidak disarankan lewat Magelang bila hendak menggunakan kendaraan umum kecuali carter mobil )

Untuk ke Selo dari Yogya-Solo
1. Bus jurusan Yogya-Solo turun di kota Kartasura.
2. Bus jurusan Solo-Semarang turun di terminal Boyolali.
3. Bus Kecil dari Pasar Sapi Boyolali ke Cepogo/Selo
4. Bus kecil dari Pasar Cepogo ke Selo.

Referensi: http://www.merbabu.com

MAP

  • 44
    Shares

6 Comments for Gunung Merbabu

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Post to Gunung Merbabu

GUNUNG TELOMOYO

Gunung Telomoyo

Posted at 12/01/2020

Gunung Telomoyo adalah gunung yang terletak di kabupaten Magelang dan kabupaten Semarang.... Read More

GUNUNG GAJAH

Gunung Gajah

Posted at 12/01/2020

Gunung Gajah adalah gunung yang terletak di kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.... Read More

GUNUNG ROGOJEMBANGAN

Gunung Rogojembangan

Posted at 12/01/2020

Gunung Rogojembangan terletak di perbatasan kabupaten Banjarnegara dengan kabupaten Pekalongan... Read More

GUNUNG UNGARAN

Gunung Ungaran

Posted at 12/01/2020

Gunung Ungaran adalah gunung api dengan ketinggian 2.050 mdpl yang terletak di kabupaten Semarang. ... Read More

Gunung Slamet

Posted at 12/01/2020

Gunung Slamet adalah gunung tertinggi di Jawa Tengah dan gunung tertinggi kedua di pulau Jawa setelah gunung Semeru.... Read More