HOME
Home » Banten & DKI Jakarta » Jalur Pendakian Gunung Aseupan via Sikulan, Pandeglang

Jalur Pendakian Gunung Aseupan via Sikulan, Pandeglang

Posted at November 9th, 2020 | Categorised in Banten & DKI Jakarta

Gunung Aseupan merupakan salah satu destinasi wisata pendakian di wilayah Banten. Meskipun tidak begitu tinggi yakni hanya berketinggian 1.174 mdpl, namun treknya cukup menguras tenaga.

Gunung Aseupan bukan gunung api, namun letaknya berdekatan dengan gunung api yang cukup terkenal di Banten, yakni Gunung Pulosari. Selain itu juga ada Gunung Karang di sebelahnya lagi.

Nama Aseupan adalah istilah dalam bahasa Sunda yang artinya adalah “anyaman bambu yang berbentuk kerucut”. Anyaman bambu ini digunakan untuk menanak beras hingga menjadi nasi. Jika dilihat dari jauh memang sepintas terlihat kerucut pada puncak Gunung Aseupan. Mungkin dari situ muncul ide memberi nama Aseupan atau anyaman bambu kerucut.

Jalur pendakian Gunung Aseupan ada dua, namun yang dibuka dan sering digunakan hanya satu saja yakni jalur pendakian Aseupan via Sikulan. Jalur Sikulan ini yang mengarah pada puncak tertingginya. Sebagai informasi, puncak Gunung Aseupan tidak hanya satu. Melainkan ada beberapa, karena bentuknya melebar.

Jalur lain bisa kita temui di sisi selatan gunung. Yakni jalur Ulun Jaya.

PETA JALUR

BASECAMP

Jalur Sikulan terletak di Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang. Tidak ada basecamp yang resmi, kita bisa singgah di rumah-rumah milik warga setempat. Rumah-rumah di wilayah Sikulan memiliki keunikan yakni sering disebut dengan istilah rumah “balong” yaitu rumah yang dibuat dari kayu dan halaman depan rumah biasanya terdapat kolam ikan.

TRANSPORTASI

Transportasi untuk mencapai Sikulan lebih mudah jika kita menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau mobil. Gunakan link map basecamp yang tertulis di peta jalur pendakian di atas dan lihat dengan GPS untuk melihat rutenya. Jika Anda tidak memiliki kendaraan pribadi, maka Anda bisa menyewa ojek atau taksi online, atau naik angkutan umum dari terminal terdekat.

MEMULAI PENDAKIAN

Start Poin (Basecamp) – Pos

Start awal adalah Desa Sikulan. Pendakian dimulai dengan melewati perkebunan warga yang terdiri dari kebun singkong, cengkeh, padi, dan ada pula kebun durian. Meskipun Gunung Aseupan tidak begitu tinggi, namun trek di awal cukup berat dan rapat. Jalur Sikulan memang masih jarang dilalui karena pendakian ke gunung ini kurang begitu diminati. Rata-rata pendaki lebih memilih destinasi gunung lain yakni Gunung Pulosari.

Pendakian menanjak dan masih berupa kawasan terbuka lebih khas kepada perkebunan. Selain jalur yang menanjak, pendakian Gunung Aseupan via Sikulan juga banyak terpapar sinar matahari sehingga sangat panas.

Sebelum mencapai pos, kita akan bertemu dengan spot bebatuan. Baru setelah itu kita akan bertemu sebuah pos sederhana. Pos tersebut juga sebagai tempat bagi para warga yang mengurusi perkebunan.

Pos – Puncak Aseupan

Lanjut dari pos, yakni trek yang juga terbuka serta menanjak. Kawasan masih di kelilingi oleh vegetasi perkebunan. Dari pos hingga mencapai puncak tertinggi Gunung Aseupan tidak begitu jauh namun karena trek menanjak maka sedikit memakan waktu.

Puncak Aseupan sendiri tidak luas. Lebih seperti punggungan gunung, namun itu adalah puncak tertingginya. Bentuknya berupa petakan yang dikelilingi oleh pepohonan ilalang yang cukup tinggi sehingga menutupi pemandangan.

Di puncak juga terdapat sebuah batu atau biasa disebut sebagai makom. Ini salah satu peninggalan kebudayaan yang ada di Gunung Aseupan.

Total Waktu Pendakian

Start Poin (Basecamp) – Pos (2 jam)

Pos – Puncak Aseupan (2 jam)

TIPS PENDAKIAN

  1. Pilihlah hari yang bagus untuk mendaki, usahakan jangan waktu hujan
  2. Latihan fisik seminggu sebelum hari H
  3. Persiapkan tim dan perlengkapan yang akan dibawa . Jangan lupa bawa sesuatu misal benda kesayangan atau tulisan untuk seseorang supaya bisa foto bareng saat di puncak
  4. Tim yang solid adalah 5-8 orang. Jika sedikit usahakan 3 orang (1 orang harus sudah pernah naik gunung)
  5. Jangan sepelekan keselamatan. Pakai sandal atau sepatu gunung dan jaket gunung. Bawa makanan dan air secukupnya jangan terlalu sedikit dan jangan terlalu banyak. Yang paling penting jangan melanggar peraturan dan jangan buang sampah di gunung
  6. Untuk pendakian Slamet kita bisa naik pagi atau malam. Jika pagi bagusnya pukul 10-13. Jika malam 6-7
  7. Dirikan tenda di tempat yang datar dan usahakan diselimuti pohon atau semak supaya tidak terkena angin gunung langsung
  8. Jika ada anggota kelompok yang tidak bisa melanjutkan perjalanan sebaiknya ditemani. Atau jika sakit parah langsung beritahu dengan kelompok lain.

INFORMASI GUNUNG ASEUPAN

Nama lain : Asupan
Elevasi : 1.174 mdpl
Lokasi : Banten
Jenis : Volcano Tipe B
Pengelola : Pemerintah Pandeglang
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Desa Sikulan
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Aseupan
Lama pendakian : 6-7 jam
Koordinat : 6°17’44.2″S 105°55’52.2″E
Level pendakian : mudah

MAP

REFERENSI

SUMBER GAMBAR DARI WWW.GUNUNGBAGGING.COM

No comment for Jalur Pendakian Gunung Aseupan via Sikulan, Pandeglang

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Post to Jalur Pendakian Gunung Aseupan via Sikulan, Pandeglang

gunung karang via pasirangin

Jalur Pendakian Gunung Karang via Pasirangin

Posted at 09/11/2020

Jalur pendakian Gunung Karang via Pasirangin merupakan alternatif jalur lain yang tersedia selain jalur Kaduengang (yang paling populer). Jalur via Pasirangin tidak memakan waktu... Read More

Pendakian Gunung Karang via Jalur Kaduengang

Posted at 09/11/2020

Gunung Karang merupakan gunung tertinggi di Provinsi Banten. Ketinggiannya yaitu 1.778 mdpl. Gunung ini adalah gunung api tipe B. Artinya gunung api yang sudah... Read More

Gunung Pulosari

Pendakian Gunung Pulosari via Cilentung, Pandeglang

Posted at 09/11/2020

Gunung Pulosari merupakan gunung api tipe B yakni gunung api yang sudah lama tidak aktif lagi. Ketinggiannya yakni 1.346 mdpl. Memang tidak begitu tinggi... Read More

Pulau Peucang

Daftar Gunung di Banten dan DKI Jakarta

Posted at 30/01/2017

Daftar gunung di Banten dan DKI Jakarta tidak lebih dari 40 nama gunung. Hanya 4 yang memiliki ketinggian sedang, lainnya hanya berketinggian 900 mdpl... Read More