HOME
Home » Ciremai » Pendakian Ciremai Via Jalur Linggarjati

Pendakian Ciremai Via Jalur Linggarjati

Posted at April 15th, 2015 | Categorised in Ciremai

Pendakian Ciremai via jalur Linggarjati yakni pendakian dengan jalur kabupaten Kuningan sama seperti jalur Palutungan. Desa Linggarjati adalah tempat start pendakian jalur Linggarjati. Nama tersebut terkenal juga sebagai “Perjanjian Linggarjati” pada masa agresi militer Belanda yakni tahun 1946. Di desa tersebut juga berdiri gedung sebagai saksi sejarah perjanjian tersebut. Selain itu daerah Linggarjati juga terdapat wisata air yakni pemandian air panas Sangkan Hurip.

Jalur pendakian Linggarjati lebih sulit dari jalur Palutungan. Medan pada jalur ini lebih curam dan lebih menanjak.

PETA JALUR PENDAKIAN GUNUNG CIREMAI CEREMAI
Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat dengan ketinggian 3078 mdpl. Secara administratif, Gunung Ciremai terletak di Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Pendakian gunung Ciremai yang paling populer ada tiga yakni jalur Palutungan, jalur Linggarjati dan jalur Apuy.

BASECAMP JALUR LINGGARJATI
basecamp linggarjati linggasana
Akses menuju basecamp pendakian gunung Ciremai via Linggarjati tidaklah sulit. Yang pertama tujulah terminal Cilimus, atau Anda bisa langsung bertanya kepada orang akomodasi menuju Desa Linggarjati. Terdapat banyak akses menuju Desa Linggarjati dari kota Kuningan. Biasanya angkutan umum akan menurunkan pendaki di pertigaan Linggarjati, selanjutnya kita harus menuju Pos Pendakian Linggasana yakni start pendakian gunung Ciremai via Linggarjati. Untuk ke sana kita bisa naik ojek atau naik kendaraan bak terbuka. Biasanya bayar Rp 10.000/orang

Tiket masuk Gunung Ciremai (Update per bulan April 2015) naik 100% menjadi Rp 50.000. Menurut masyarakat setempat tarif tersebut dianggap sangat mahal.

PETA JALUR PENDAKIAN LINGGARJATI
PETA JALUR PENDAKIAN GUNUNG CIREMAI VIA LINGGARJATI

MEMULAI PENDAKIAN
Pos Linggasana  – Pos Cibunar (1 jam) 750 mdpl

pos linggarjati ciremai Pos Linggarjati Ciremai 600 mdpl

pos cibunar ciremai linggarjati
Perjalanan pertama kita akan berjalan di atas aspal dan jalur tanah yang masih relatif landai dan agak menanjak. Dibutuhkan 1 jam perjalanan untuk sampai pada Pos Cibunar.

Pos Cibunar – Pos Leuweung Datar 1225 mdpl (30 menit)

Pos Leuweung Datar
Selanjutnya perjalanan akan menemui ladang dan hutan pinus. Dan sampailah pada pos selanjutnya yakni Pos Leuweung Datar.

Pos Leuweung Datar – Pos Kondang Amis 1250 mdpl (30 menit)
Selanjutnya menuju Pos Kondang Amis tidak memakan waktu yang lama. Hanya sekitar 30 menit. Di Pos Kondang Amis inilah yang memiliki lahan yang cukup luas sehingga cukup untuk mendirikan tenda banyak.

Pos Kondang Amis – Pos Kuburan Kuda 1450 mdpl (1 jam)
Menuju pos selanjutnya yakni Kuburan Kuda treknya semakin sempit dan lebih rimbun akan pepohonan. Di Pos Kuburan Kuda juga terdapat lahan yang cukup luas.

Pos Kuburan Kuda – Pos Pangalap 1650 mdpl (1 jam)

pos kuburan kuda
Dari pos Kuburan Kuda menuju Pangalap dibutuhkan waktu sekitar 1 jam. Medan juga masih sama seperti trek sebelumnya.

Pos Pangalap – Pos Tanjakan Seruni 1825 mdpl (1,5 jam)
Selanjutnya kita akan melewati trek yang lebih curam dan menanjak, untuk kemudian sampai pada pos Tanjakan Seruni. Di Pos ini juga terdapat lahan yang cukup luas.

Pos Tanjakan Seruni – Pos Bapa Tere 2025 mdpl (2 jam)

tanjakan bapa tere Jalur sadis menuju Bapak Tere

Pos selanjutnya yakni pos Bapak Tere (bahasa sunda dari “bapak tiri”). Hal ini dikarenakan perjalanan menuju pos ini sangat kejam seperti ayah tiri. Perjalanan menuju pos ini lebih melelahkan karena tingkat kemiringan trek sangat miring. Namun santai saja karena pada akhirnya kita akan mendapati hadiah yang luar biasa di puncak gunung Ciremai.

Pos Bapa Tere – Pos Batu Lingga 2200 mdpl (1 jam)

pos batu lingga ciremai
Di pos Batu Lingga dahulu terdapat batu besar makanya dinamakan “Batu Lingga”. Namun karena sering dijadikan persembahan dan tempat pemujaan maka batu tersebut diterjunkan ke bawah gunung. Sehingga sekarang kosong dan hanya lahan biasa yang muat untuk mendirikan 2-3 tenda.

Pos Batu Lingga – Pos Sangga Buana 2500 mdpl (Sangga Buana 1 dan 2) (2 jam)

sangga buana Jalur menuju Sangga Buana

Perjalanan menuju Pos Sangga Buana membutuhkan waktu 2 jam perjalanan. Di Pos Sangga Buana inilah tempat paling favorit untuk mendirikan tenda karena lokasi yang nyaman dan strategis untuk melakukan summit attack pagi hari mengejar sunrise di puncak gunung Ciremai.

Pos Sangga Buana – Pos Pangasinan 2800 mdpl (45 menit)
Menuju pos Pengasinan dibutuhkan 45 menit perjalanan. Pos Pengasinan adalah lahan yang luas dan bisa menampung banyak tenda, hanya saja tidak ada pepohonan yang menutupi atau vegetasi yang rimbun sudah tidak aja jadi sangat rawan terkena badai atau angin gunung secara langsung jika bermalam di sini.

Pos Pangasinan – Puncak Ciremai 3078 mdpl (30 menit)

trek menanjak
Untuk sampai pada puncak hanya diperlukan waktu 30 menit. Di puncak gunung Ciremai ini kita bisa melihat puncak gunung Slamet, Gunung Sindoro-Sumbing, dan laut Cirebon.

puncak slamet terlihhat dari puncak ciremai Puncak Slamet dan Sumbing-Sindoro terlihat dari puncak ciremai

puncak sunan cirebon gunung ciremai Puncak gunung Ciremai

Kita kalkulasikan total perjalanan pendakian gunung Ciremai via Jalur Linggarjati,
Pos Linggasana – Pos Cibunar (1 jam)
Poc Cibunar – Pos Leuweung Datar(30 menit)
Pos Leuweung Datar – Pos Kondang Amis (30 menit)
Pos Kondang Amis – Pos Kuburan Kuda (1 jam)
Pos Kuburan Kuda – Pos Pangalap (1 jam)
Pos Pangalap – Pos Tanjakan Seruni (1,5 jam)
Pos Tanjakan Seruni – Pos Bapa Tere (2 jam)
Pos Bapa Tere – Pos Batu Lingga (1 jam)
Pos Batu Lingga – Pos Sangga Buana(2 jam)
Pos Sangga Buana – Pos Pangasinan (45 menit)
Pos Pangasinan – Puncak Ciremai (30 menit)
TOTAL = 11 jam 45 menit. Tidak termasuk dengan waktu bermalam dan istirahat. Rata-rata waktu yang diperlukan untuk mendaki gunung Ciremai adalah 2-3hari 1malam/2 malam. Untuk perjalanan turun gunung biasanya hanya 7-8 jam.

TIPS PENDAKIAN

  1. Pilihlah hari yang bagus untuk mendaki, usahakan jangan waktu hujan
  2. Latihan fisik seminggu sebelum hari H
  3. Persiapkan tim dan perlengkapan yang akan dibawa . Jangan lupa bawa sesuatu misal benda kesayangan atau tulisan untuk seseorang supaya bisa foto bareng saat di puncak tapi jangan lupa dibawa pulang dan bawa pulang sampah
  4. Tim yang solid adalah 5-8 orang. Jika sedikit usahakan 3 orang (1 orang usahakan harus sudah pernah naik gunung)
  5. Jangan sepelekan keselamatan. Pakai sandal atau sepatu gunung dan jaket gunung. Bawa makanan dan air secukupnya jangan terlalu sedikit dan jangan terlalu banyak. Yang paling penting jangan melanggar peraturan dan jangan buang sampah di gunung
  6. Untuk pendakian Ciremai kita bisa naik pagi atau malam. Jika pagi bagusnya pukul 10-13. Jika malam 6-7
  7. Dirikan tenda di tempat yang datar dan usahakan diselimuti pohon atau semak supaya tidak terkena angin gunung langsung
  8. Jika ada anggota kelompok yang tidak bisa melanjutkan perjalanan sebaiknya ditemani. Atau jika sakit parah langsung beritahu dengan kelompok lain. Lebih bagusnya pendakian dibatalkan dan turun ke basecamp

INFORMASI GUNUNG CIREMAI
Nama: Gunung Ciremai
Ketinggian: 3.078 mdpl
Lokasi: Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat
Letusan terakhir: 1938
Pengelola: Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC)
Alamat: Jl. Raya Kuningan-Cirebon Km 9 No 1 Manislor Jalaksana Kuningan, Jawa Barat 45554
Telp/fax : (0232) 613152
Email : btn_gciremai@ymail.com
Facebook : Btn Gunung Ciremai
Yotube : Data Base TNGC
Website: http://tngciremai.com
Spot alam: Hutan, Sabana, Bukit, kawah
Sumber air:
Flora: Pinus merkusii, Puspa, Akasia, Soro, Cemara gunung, Edelweis jawa
Fauna:

Bangkong bertanduk (Megophrys montana)
Percil Jawa (Microhyla achatina)
Kongkang Jangkrik (Rana nicobariensis)
Kongkang kolam (Rana chalconota)
Katak-pohon Emas (Philautus aurifasciatus)

Bunglon Hutan (Gonocephalus chamaeleontinus)
Cecak Batu (Cyrtodactylus sp.)

Elang Hitam (Ictinaetus malayensis)
Elang Brontok (Spizaetus cirrhatus)
Elang Jawa (Spizaetus bartelsi)
Puyuh-gonggong Jawa (Arborophila javanica)
Walet Gunung (Collocalia vulcanorum) [masih perlu dikonfirmasi]
Takur Bultok (Megalaima lineata)
Takur Tulung-tumpuk (Megalaima javensis)
Berencet Kerdil (Pnoepyga pusilla)
Anis Gunung (Turdus poliochepalus)
Tesia Jawa (Tesia superciliaris)
Ceret Gunung (Cettia vulcania)
Kipasan Ekor-merah (Rhipidura phoenicura)
Burung-madu Gunung (Aethopyga eximia)
Burung-madu Jawa (Aethopyga mystacalis)
Kacamata Gunung (Zosterops montanus)

Trenggiling biasa (Manis javanica)
Tupai kekes (Tupaia javanica)
Kukang (Nycticebus coucang)
Surili jawa (Presbytis comata)
Lutung budeng (Trachypithecus auratus)
Ajag (Cuon alpinus)
Telegu (Mydaus javanensis)
Kucing Hutan (Prionailurus bengalensis)
Macan Tutul (Panthera pardus)
Kancil (Tragulus javanicus)
Kijang (Muntiacus muntjak)
Jelarang Hitam (Ratufa bicolor)
Landak Jawa (Hystrix javanica)

Hutan: Hutan pegunungan bawah (submontane forest), hutan pegunungan atas (montane forest) dan hutan subalpin (subalpine forest)
Jalur pendakian:

jalur via Desa Palutungan
jalur via Desa Linggarjati (Kab. Kuningan)
jalur via Desa Apuy (Kab. Majalengka)
jalur via Desa Padabeunghar (di perbatasan Kuningan dengan Majalengka di utara)

Puncak: Puncak Sunan Mataram (3.058 mdpl) dan Puncak Sunan Cirebon (3.078 mdpl)
Kawah:
View gunung lain dari puncak: Gunung Cikuray, Gunung Slamet, Gunung Galunggung, Gunung Guntur, Gunung Papandayan, Gunung Patuha, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro
Tarif daki: Rp 50.000/orang (April 2015)
Mitos: sebagai tempat bertapa Sunan Gunung Jati
Kismis (kisah misteri): pada pos tertentu mengandung cerita atau kisah mistis

SUMBER FOTO DAN REFERENSI
http://sahabatzieranerg.blogspot.com
http://maargeologiunpad.blogspot.com
http://www.kaskus.co.id
https://ekaprimasatya.wordpress.com
http://shelterbamboo.blogspot.com
http://m.kaskus.co.id
http://djombie.blogspot.com
http://erwin-cci.blogspot.com
http://wisata.kompasiana.com
http://merbabu.com
http://alfinpecintaalam.blogspot.com

22 Comments for Pendakian Ciremai Via Jalur Linggarjati

  • TripID says:

    via linggar mah latihan kaki 😀

    enak mah via apuy skrng mah banyak wisata hiiiiii

  • agus setiawan says:

    Saya naik ke gunung ini sdh 2x (Des 1990 dan Des 1992) via Linggarjati, yang waktu itu ber-base point dari rumah/warung Pak Amat/Pak Juned. Belakangan saya ketahui bahwa sebenarnya saya belum mencapai puncak yg sebenarnya (Puncak Sunan Cerebon, 3.078 mdpl), tetapi hanya puncak tertinggi ke-dua, Puncak Sunan Telaga/Sunan Mataram, 3.058 mdpl, yang saya kira, saat itu, adalah puncak tertinggi Ceremai. Pada waktu itu memang informasi ngga segampang spt sekarang ini, apalagi di saat itu pendaki di puncak sedikit (kebanyakan turun lagi krn keletihan, kehabisan air, dsb) shg tdk ada yg menginformasikan bhw sebenarnya puncak tertingginya masih jauh. Kecewa memang, ternyata ngga sampai menjejakkan kaki di dataran 3.078 mdpl karena minim informasi. Berkaitan dengan tulisan di atas, yang menyebutkan: “Pos Pangasinan – Puncak Ciremai 3078 mdpl (30 menit),” saya bisa memastikan bahwa yang dimaksudkan itu adalah puncak yg sama dengan ‘anggapan’ saya dulu, yaitu puncak tertinggi ke-dua (Puncak Sunan Telaga/Sunan Mataram, 3.058 mdpl alias, maaf, ‘puncak palsu’. Karena dari foto satelit Google, ditambah informasi koordinat dari Wikipedia, puncak (dalam artian titik tertinggi dari suatu dataran) Gn. Ceremai (3.078 mdpl), adanya di sebelah utara. Sedangkan kita yg nongol dari Pangasinan, saat berada di atas (3.058 mdpl) (sudah bisa melihat kawah), posisinya ada di sebelah Tenggara. Artinya, untuk menuju koordinat puncak dimaksud, masih diperlukan berjalan lagi (cenderung datar) mengitari kaldera, kira-kira satu jam perjalanan dari titik 3.058 mdpl (bukan 30 menit dari Pangasinan). Mohon tanggapannya. Trims, Salam Rimba!

  • Herman says:

    keren kang, kapan2 bisa kesana aminn

  • Fahmi says:

    saya dari mapala surabaya, ada mapala sekitaran gunung ciremay gk, yg bisa membantu mensukseskan kegiatan kita untuk pendakian gunung ciremay??? terimakasih

  • jamil says:

    Untuk via lingkar jati tgl 6 feb.2016 tutup apa bk gan

  • Prayogo says:

    Semua Pos Buka Gan Jamil,
    barusan ane konfirmasi ke pos Linggarjati. tanggal 5 besok ane berangkat ke Base Camp, mungkin Pagi tgl 6 Feb start pos Palutungan.

  • Ane hari ini berangkat der via linggarjati start ba’da shubuh..

  • zulfikri says:

    mohon info tentang ijin mendaki ceremai terbaru, maklum saya jadul banget walopun sudah 7 kali naik ceremai tahun 1991 – 2002 belum berstatus taman nasional. Apakah pakai simaksi seperti g gede pangrango ? trima kasih

  • anom ma'ruf says:

    Antara tahun 1995 – 2000 Saya sudah menempuh pendakian ke gunung ciremai 4 kali, 3 diantaranya sampai puncak dan 1 kali ngcamp… semua jalur pendakian sudah saya lalui, jalur maja ( apuy ), linggarjati ( cibunar ), dan palutungan
    mengenai cerita mitos, bahwa jangan sembarang dalam segala hal, itu memang benar adanya, dan jangan sekali-kali kita menganggap remeh, apalagi merusak lingkungan dan habitat yang ada di sana, tentunya akan tahu sendiri akibatnya…
    seperti yang pernah saya alami, ketika saya melakukan perjalan turun pada saat melihat burung ayam hutan yang berbulu cantik maka terbersit hatiku untuk menangkapnya dan membawanya pulang, pasti merupakan binatang yang langka di daerah saya, terkesima penampilan menarik akhirnya saya ikuti burung ayam tsb, dan entah karena saya sudah dipengaruhi oleh bisikan untuk menagkap atau memang sengaja burung tersebut untuk menggoda, supaya saya celaka, burung itu memang tak mau jauh dari hadapan saya, binatang itu hanya melompat semeter demi semeter ……ketika saya terus ikuti dan berusaha menangkapnya, mungkin Allah masih melindungiku, dan secepat mungkin saya berusaha sadar, dan tanpa ada yang mengetahui sebenarnya saya sudah ditinggal rekan rombongan dan tidak melihat saya, dan yang lebih ngeri lagi pas burung itu singgah dan bertengger di atas ranting pohon yang dibawahnya jurang yang curam, kuucapkan kalimat Allah dan cepat2 istigfar, akhirnya pikiranku sadar, secepat itu pun saya langsung balik lagi menyusul rekan2, untungnya mereka belum begitu jauh walau tak nampak, sembari berteriak “jangan tinggalin saya oooiiiiyyyy”. setengah lari akhirnya saya bisa bergabung lagi dengan mereka.
    Dampak dari kejadian itu, ketika saya pulang naik angkutan umum, faktor cape masih bisa saya tahan, tapi pas mengingat kejadian dan membayangkannya tiba-tiba dalam angkutan umum tersebut saya langsung ambruk tak sadarkan diri, gelap semua yang ada disekitar, dan tahu-tahu saya sudah ada dibawah pinggir jalan raya, yang konon kata teman yang menolong pada saat saya ambruk, saya pingsan………..
    dari peristiwa itu saya ambil hikmahnya, bahwa alam kadang bersahabat kalau kita ramah, sebaliknya
    bisa alam bisa marah bila kita tak menghargainya, termasuk yang ada disekitarnya……….

  • bhudhi says:

    Libur tahun baru ini..ada yang mau naek ke Ceremay ga ya…kalau ada saya pengen donk berengan..kerena saya belum pernah naek gunung Ceremay…saya pengen bngt k Ceremay….yang mau dn boleh di sama saya…Calling no ni ya.083893328804..terima kasih..

  • yaya surya says:

    Ntah udah berapa kali naik gunung ini, semua track udah dicoba, tp gapernah bosen buat naek lagi

  • Budi says:

    mau tanya gan..klw ke Ciremai bawa motor di base camp..ada parkir/penitipan motor ny kn..

  • lany says:

    rencana tgl 28 , 29 des 2016 ane dan temen2 mao ke sana via linggarjati, kira2 masih buka gx yaah …

  • abloy says:

    ane, jg rencananya mau k sna. & katanya buka, ane jg bareng kawan. ane jln tgl 29 mlm. dr jkt. ne kontak ane 081289899135. klo qt mau gabung.

  • muhammadsholehudin says:

    Saya juga skrng tepatnya siang akan nanjak ke gunung ciremai yuk yang mau barengan .ane dari cirebon star dari cirebon jam 10 pagi .tim ane terdiri cuman 2 orang

  • kimuladi says:

    Cari barengan ciremai via linggarjati april 2017
    Pin : D46122D8
    Wa : 089510314738

  • arums says:

    tanggal 3 aja mas, saya bertiga dari Jakarta.
    mepo Kampung Rambutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to Pendakian Ciremai Via Jalur Linggarjati

jalur menuju pos 1 berod

Pendakian via Jalur Apuy Gunung Ciremai 3.078 mdpl

Posted at 17/04/2015

Pendakian via Jalur Apuy Gunung Ciremai adalah jalur pendakian dari kabupaten Majalengka. Jalur Apuy ini merupakan jalur pendakian yang... Read More

Pendakian Gunung Ciremai via Jalur Palutungan

Posted at 15/04/2015

Pendakian gunung Ciremai via jalur Palutungan merupakan jalur pendakian yang populer. Gunung Ciremai memiliki ketinggian mdpl (meter di atas... Read More

gunung ciremai

Gunung Ciremai

Posted at 14/04/2015

GUNUNG CIREMAI Gunung Ciremai atau Ceremai adalah salah satu gunung yang memiliki ketinggian di atas 3000 mdpl (meter di... Read More