HOME
Home » Merbabu » Pendakian Merbabu via Gancik Selo

Pendakian Merbabu via Gancik Selo

Posted at January 25th, 2020 | Categorised in Merbabu

Jalur pendakian Merbabu via Gancik Selo terletak pada alamat Dukuh Selo Nduwur, Desa Selo, Kecamatan Selo,Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Jalur Gancik ini satu komplek dengan jalur Selo. Kedua jalur antara Jalur Gancik dan Jalur Selo nantinya akan bertemu di Pos 3. Pada Pos 3 tersebut pendaki biasanya kebingungan saat hendak turun gunung, karena banyak terlihat percabangan jalan. Berkaitan dengan Pos 3 ini akan dibahas juga di bawah.

Pendakian via jalur Gancik terbilang baru. Jalur tersebut sebenarnya sama saja dinamakan jalur Selo karena memang alamatnya adalah di desa Selo. Namun sebelum-sebelumnya sudah terlebih dahulu dibuka jalur dengan nama “Jalur Selo” yakni di dukuh Genting (1 km dari Desa Selo) dan jalur inilah yang terkenal dengan jalur Selo. Sedangkan jalur yang lebih baru dinamakan Jalur Gancik.

TRANSPORTASI

Transportasi bisa dibagi dari beberapa arah.
Kereta/pesawat -> Jogja -> bus/carter mobil -> Muntilan -> Basecamp Gancik
Bus -> jurusan Muntilan
Sepeda motor/mobil bisa via Muntilan atau Boyolali
CATATAN: gunakan GPS search kata kunci “basecamp andi gepenk” atau “Bukit Gancik”, tentukan sendiri rute dan transportasinya

BASECAMP

Jika sudah di jalan kecamatan Selo nanti kita akan menjumpai plang nama “Basecamp Gancik”. Basecamp Gancik terletak sekitar 1 km ke atas. Ada beberapa rumah warga yang digunakan sebagai basecamp.

basecamp gancik

Keterangan:
– bisa parkir motor/mobil

HARGA:
– tiket masuk:
– parkir motor: 5rb
– parkir mobil: 15rb
– makan: 10rb
– kopi/teh: 3-4rb

PETA JALUR PENDAKIAN GANCIK

MULAI PENDAKIAN

Basecamp – Hill Top

Perjalanan awal pendakian dari basecamp kita akan melewati rumah warga, kemudian kebun (sumber air di sini). Jalan berupa cor. Sekitar 600 m barulah sampai pada bukit Gancik Hill Top yang juga merupakan obyek wisata.

Hill Top – POS 1 Senduran

Berjalan dari Hill Top kita akan masuk ke dalam hutan. Hutan ini adalah hutan dengan pohonyang cukup rimbun dan masuk dalam kawasan pengelola negara. Trek berupa jalan yang masih landai dan beberapa ada yang menanjak, namun keseluruhan masih santai hingga Pos 1.

Pos 1 disebut Senduran dan lokasinya cukup luas dan mampu menampung hingga 10 tenda. Namun lokasi ini masih sangat jauh dari puncak sehingga tidak disarankan camp di sini

POS 1 – POS 2 Pentur

Perjalanan selanjutnya menuju Pos 2 trek yang akan dilalui lebih sulit dari sebelumnya. Namun masih dalam kawasan hutan dengan pohon yang cukup lebat dan berbatang kecil. Sampai di Pos 2 atau Pentur kita akan mendapati lokasi yang lebih luas lagi dari pos sebelumnya. Lokasi Pos 2 bisa menampung hingga 10 tenda. Namun juga masih jauh dari puncak.

POS 2 – bukit teletabies – POS 3 Batu Tulis

Selanjutnya dari Pos 2 trek yang akan kita lalui jauh lebih sulit. Trek berupa tanjakkan dan sudah keluar dari hutan sehingga angin akan lebih sering menerpa. Sebelum sampai pada Pos 3, kita akan menjumpai lokasi yang cukup luas untuk camp namun itu adalah lokasi bayangan. Berjalan naik sedikit kita akan sampai pada lokasi “Bukit Teletubies”, nah dari situ tinggal turun sedikit kita sampai pada Pos 3 Batu Tulis. Di Pos 3 ini menjadi salah satu lokasi camp yang cukup nyaman. Selain luas dan mampu menampung banyak tenda, pemandangannya juga indah. Namun kebanyakan pendaki lebih memilih untuk camp di lokasi selanjutnya yakni Sabana I (naik sekitar 200 m dari Pos 3)

Pada Pos 3 ini sering terjadi salah saat memilih jalan turun. PERHATIKAN: jika kita berangkan dari jalur Selo maka saat turun ambil arah kiri. Jika berangkan dari jalur Gancik maka ambil lurus (naik bukit).

POS 3 – jemblongan – Sabana I

Trek untuk menuju Sabana I bisa dibilang ekstrim karena tanjakkan yang sangat miring serta licin. Jika musim hujan maka bisa jadi 2x lebih susah karena becek dan sangat licin. Bisa dibilang trek menuju Sabana I ini yang paling susah dalam pendakian via Gancik.

Setelah itu kita akan berbelok ke kiri. Belokan ini dinamakan ‘Jemblongan”. Lalu naik lain tidak jauh barulah sampai di Sabana I Merbabu.

Sabana I Merbabu menjadi lokasi favorit pertama untuk camp karena lokasi luas, terdapat pepohonan yang bisa digunakan sebagai pelindung tenda serta pemandangannya sangat indah.

Sabana I mampu menampung hingga 100 tenda lebih. Pemandangan dari Sabana I adalah view Merapi, Sindoro-Sumbing dan beberapa gunung lainnya.

Sabana I – Sabana II

Trek menuju Sabana II hampir sama seperti sebelumnya, namun lebih diringankan karena kita akan berjalan datar terlebih dahulu menyusuri bukit.

Sabana II adalah lokasi favorit kedua. Yakni lapangan luas 2x lebih luas dari Sabana I. Pemandangannya jaluh lebih indah. Di lokasi ini menjadi fovorit untuk camp karena selain luas, jarak dengan puncak juga tidak jauh.

Jika ke arah kanan kita akan berjumpa dengan Pohon Tunggal. Dan jika lanjut naik ke atas (arah kiri) kita akan naik ke bukit dan turun lagi (bertemu di Watu Lumpang)

Sabana II – Watu Lumpang – Puncak Triangulasi – Puncak Kenteng Songo

Dari Sabana II masih jalan santai lalu kita akan bertemu dengan tanjakkan yang hampir sama ekstrim seperti sebelumnya. Kemudian sampailah pada Watu Lumpang. Di lokasi ini hanya lokasi pemberhentian saja, tidak cocok untuk camp.

Dari Watu Lumpang kita akan melewati tahapan terakhir menuju puncak yakni trek menanjak yang juga sama ekstrimnya. Sampai du atas jika kita naik lagi (ambil kiri) maka itu menuju puncak Triangulasi. Jika kita ambil jalan datar (kanan) maka itu menuju langsung puncak Kenteng Songo. Dari puncak Triangulasi juga bisa tembus (turun) menuju Kenteng Songo.

Jika kita ambil arah selanjutnya yakni turun ke kiri (dari Kenteng Songo) maka itu adalah arah ke Puncak Syarif dan Ondo Rante. Namun treknya berbahaya (melalui dinding curam) dan agak jauh dan memakan tenaga. Trek dari arah tersebut adalah jalur pendakian via Wekas, Genikan, Kopeng, ngaggrong dan Timboa.

TOTAL PERJALANAN

(tidak dengan lamanya camp):
Basecamp – Hill Top (45 menit)
Hill Top – Pos 1 (2 jam)
Pos 1 – Pos 2 (2 jam)
Pos 2 – Pos 3 (1 jam)
Pos 3 – Sabana I (1 jam)
Sabana I – Sabana II (30 menit – 1 jam)
Sabana II – Watu Lumpang (15 menit)
Watu Lumpang – Puncak Triangulasi – Puncak Kenteng Songo (1jam)
TOTAL = 8 jam 30 menit perjalanan naik.

Perjalanan turun gunung biasanya lebih cepat 50%. Dari puncak Kenteng Songo – Sabana I (1jam). Turun dari Sabana I – Pos 3 (1jam). Selanjutnya dari Pos 3 sampai basecamp Gancik (2,5 – 3 jam)

VIDEO PERJALANAN

TIPS PENDAKIAN

  • Pilihlah hari yang bagus untuk mendaki, usahakan jangan waktu hujan
  • Latihan fisik seminggu sebelum hari H
  • Persiapkan tim dan perlengkapan yang akan dibawa . Jangan lupa bawa sesuatu misal benda kesayangan atau tulisan untuk seseorang supaya bisa foto bareng saat di puncak
  • Tim yang solid adalah 5-8 orang. Jika sedikit usahakan 3 orang (1 orang harus sudah pernah naik gunung)
  • Jangan sepelekan keselamatan. Pakai sandal atau sepatu gunung dan jaket gunung. Bawa makanan dan air secukupnya jangan terlalu sedikit dan jangan terlalu banyak. Yang paling penting jangan melanggar peraturan dan jangan buang sampah di gunung
  • Untuk pendakian Merbabu kita bisa naik pagi atau malam. Jika pagi bagusnya pukul 10-13. Jika malam 6-7
  • Dirikan tenda di tempat yang datar dan usahakan diselimuti pohon atau semak supaya tidak terkena angin gunung langsung
  • Jika ada anggota kelompok yang tidak bisa melanjutkan perjalanan sebaiknya ditemani. Atau jika sakit parah langsung beritahu dengan kelompok lain.

INFORMASI GUNUNG MERBABU

Nama: Gunung Merbabu
Ketinggian: 3.142 m (10.630 kaki)
Lokasi: Magelang (barat), Semarang (utara), Boyolali (timur) , Salatiga (Selatan), Jawa Tengah
Letusan terakhir: 1560 dan 1797
Pengelola: Taman Nasional Gunung Merbabu
Alamat: Jl. Merbabu no.136 Boyolali, Jawa Tengah – Indonesia
Phone : +62 276 3293341
Website: http://merbabunationalpark.org
email : info[at]merbabunationalpark.org
Spot alam: Hutan, Sabana, Bukit,
Sumber air: Ada di jalur Wekas (Pos 2)
Flora: Pinus merkusii, Puspa, Akasia, Soro, Cemara gunung, Edelweis jawa
Fauna: elang jawa, elang hitam, alap-alap sapi, elang-ular bido, ayam hutan, tekukur, gelatik batu, kijang, landak, musang luwak, monyet ekor-panjang, dan lain-lain.
Hutan: Hutan Dipterokarp Bukit, Hutan Dipterokarp Atas, Hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung
Jalur pendakian:
Selo (dari Boyolali)
Kopeng (dari Salatiga)
Wekas (dari Magelang)
Jalur Suwanting dari Magelang
Puncak: puncak Syarif 3.119 mdpl, Puncak Kenteng Songo/Tianggulasi 3.142 mdpl
Puncak lain: Watugubuk, Watutulis, Gegersapi, Ondorante
Kawah: Candradimuko, kombang, rebab, Kendang, Sambernyowo
View gunung lain dari puncak: Gn. Merapi, Sumbing, Sindoro, Telomoyo, Ungaran, Lawu
Tarif daki: Rp 10.000/orang/hari (Jan 2015)
Mitos: Kerajan Jawa sangat besar terkubur di dalam Gunung Merapi dan gunung Merbabu yang berkaitan dengan kerajaan Mataram Kuno
Kismis (kisah misteri): Di gunung Merbabu ada yang namanya Pasar Setan konon adalah tempat jual-beli-nya makhluk halus

  • 6
    Shares

4 Comments for Pendakian Merbabu via Gancik Selo

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Post to Pendakian Merbabu via Gancik Selo

hutan pinus merbabu suwanting By @rizkyfauzzii

Jalur Pendakian Suwanting Merbabu

Posted at 10/01/2020

Jalur pendakian Suwanting adalah jalur baru dalam pendakian Gunung Merbabu. ... Read More

Jalur Merbabu via Cuntel, Kopeng Salatiga

Posted at 10/01/2020

Basecamp Cuntel terletak di Jl. Umbul Songo Km 3, Desa Cuntel, RT 01 / RW 01 Kopeng, Getasan, Semarang, Jawa Tengah.... Read More

Sabana I Merbabu Selo EDITED

Jalur Selo Pendakian Merbabu

Posted at 09/01/2020

Jalur Selo adalah jalur favorit para pendaki dalam pendakian gunung Merbabu.... Read More

Gunung Merbabu

Posted at 09/01/2020

Gunung Merbabu adalah salah satu gunung paling indah di pulau jawa. Jalur pendakian gunung Merbabu cocok sekali untuk para pendaki pemula.... Read More

Gunung Merbabu via Thekelan, Kopeng

Posted at 09/01/2020

alur Thekelan adalah salah satu jalur pendakian Merbabu via Kopeng Salatiga. Jalur ini telah di remajakan sedemikian rupa.... Read More