HOME
Home » Betung Kerihun » Taman Nasional Betung Kerihun : DAS Kapuas, Embaloh, Sibau, Bungan

Taman Nasional Betung Kerihun : DAS Kapuas, Embaloh, Sibau, Bungan

Posted at December 27th, 2016 | Categorised in Betung Kerihun

Taman Nasional Betung Kerihun-min
Taman Nasional Betung Kerihun terletak di Kabupaten Kapuas Hulu yang membentang di Kecamatan Embaloh Hulu, Embaloh Hilir, dan Putussibau, Kalimantan Barat sekaligus menjadi perbatasan dengan daerah Serawak Malaysia. Taman nasional ini adalah ikonik paling populer di Kalimantan Barat selain Taman Nasional Gunung Palung (TNGP).

Sebagai masyarakat bumi pertiwi kita wajib bersyukur bahwa di tanah kelahiran kita ini dipercikan surga-surga kecil. Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) adalah kawasan konservasi yang memiliki keanekaragaman luar biasa. Yakni antara lain: flora, fauna, hutan, sungai, aliran sungai, gua, budaya, suku dan etnis,

Nama “Betung Kerihun” diambil dari dua gunung yang berada di ujung barat dan ujung timur taman nasional ini. Yakni Gunung Betung (1.400 mdpl) di sebelah barat, dan Gunung Karihun (1790 mdpl) sebelah timur.

TNBK memiliki curah hujan yang tinggi, menurut Kalsifikasi Schmidt and Ferguson termasuk Tipe A-basah dengan Q=2.6%. Topografi taman nasional tersebut 38%-nya memiliki ketinggian 200-500 mdpl. Memiliki 179 bukit atau gunung kecil, 1.200 spesies tetumbuhan, 44 spesies mamalia, 301 spesies burung dan 112 spesies ikan. Selain itu taman nasional ini juga memiliki ratusan sungai cabang dan beberapa daerah aliran sungan atau DAS, yang dijadikan pintu masuk menuju kawasan taman nasional.

GUNUNG-GUNUNG DI TNBK
Taman nasional terbesar di Kalbar ini memiliki beberapa gunung yang cukup tinggi yang berdiri tersebar di beberapa lokasi yakni:
– Gunung Betting/Betung (1.400m) dan Condong (1.240m) di DAS Embaloh
– Gunung Lawit (1.770m) di DAS Sibau
– Gunung Jemuki (1.300m) dan Cemaru (1.118m) di DAS Kapuas/Koheng
– Gunung Kerihun (1790m) dan Dayang (1.645m) di DAS Bungan.

STATUS DAN SEJARAH
Betung Kerihun ditasbihkan menjadi cagar alam melalui keputusan menteri pada tahun 1982. Saat itu luasnya sekira 600.000 lalu pada 1992 luas lahan TNBK diperluas menjadi 800,000 hektar. Kemudian pada 1995 status cagar alam dinaikkan menjadi Taman Nasional.

PINTU MASUK TNBK
Betung Kerihun memiliki beberapa Daerah Aliran Sungan (DAS): yaitu DAS Kapuas, Sibau, Mendalam, Bungan, dan Embaloh. Aliran sungai Kapuas, Sibau, Mendalam dan Embaloh menjadi jalur masuk menuju TNBK. Perjalanan memang harus menyusuri sungai-sungai tersebut.

Deskripsi penjelajahan: menyusuri sungai dengan menggunakan longboat/tongkang, kemudian jalan susur masuk hutan

Peta DAS Taman Nasional Betung Kerihun Lengkap

DAS BUNGAN
Pada DAS Bungan Jaya dihuni oleh suku Dayak Punan Hovongan. Jika menyusuri DAS Bungan menggunakan longboat maka kita bisa mendapati aliran sungai yang jernih. Pada lokasi Bungan ini kita bisa mendapati budaya suku Dayak Punan, kegiatan mereka dan kita bisa pula mencari ikan. Perjalanan jika diteruskan dari sana kita akan mencapai Tanjung Lokang yang berada lebih ke dalam kawasan TNBK; untuk mencapainya butuh waktu 3-4 jam naik longboat dari Nanga Bungan.

Kita akan melewati riam Bakang yang arusnya deras dengan batu-batu besar. Kemudian akan bertemu dengan Riam Homatop yang lebih berbahaya lagi. Jika masih kurang menakutkan, di depan ada riam Lapan dan riam Matahari yang memiliki level arum jeram sampai 6.

Penduduk asli di desa Tanjung Lokang tinggal di rumah panjang khas Dayak (betang) sama seperti di Bungan. Desa tersebut kerap menyajikan tari-tarian dan musik tradisional untuk wisatawan, terutama saat pesta panen atau Gawai di bulan April atau Mei.

Perjalanan diteruskan dari desa selama 4 jam maka kita akan menemukan gua dan sarang burung walet. Dan kita bisa menjumpai juga makam leluhur masyarakat Dayak yang disebut ‘tembawang’, seperti Liang Kahung.

Potensi wisata DAS Bungan:
– Arung Jeram/Rafting
– Wisata budaya Dayak Punan
– Memancing
– Fotografi
– Menjelajahi hutan
– Susur sungai

Gallery
Baju-adat-dayak-Bungan-min
Dayak Bungan

DAS Bungan TNBK-min

Rafting-11-DAS Bungan TNBK
Rafting DAS Bungan

Rafting-DAS Bungan TNBK

Video

DAS EMBALOH
Sungai Embaloh sepanjang 168 km dengan kedalaman 1-2 meter menjadi salah satu sungai yang tak boleh dilewatkan untuk disusuri di TNBK. Pada aliran sungi ini paling terkenal dengan ikan semah; harganya sekitar Rp 800 ribu per kg. Kita bisa memancing di sana.

Camp Nanga Tekelan atau camp Langsat terletak di sungai Tekelan (cabang sungai Embaloh). Fasilitas di lokasi tersebut terbilang lengkap yakni dengan toilet dan kamar mandi. Kita teruskan ke hulu lagi maka akan bertemu Camp Derian yang menjadi titik start pendakian ke Gunung Betung. Jika diteruskan kita bisa menjumpai Gua Pajau. Jika diteruskan dengan menyusuri aliran sungai sepanjang 150- 350 meter kita bisa menjumpai air terjun Dajo dan Laboh.

Potensi wisata DAS Embaloh:
– Memancing
– Fotografi
– Camping
– Susur sungai
– Jelajah Hutan
– Jelajah Gua
– Arung Jeram/Rafting
– Air terjun
– Pendakian gunung Betung

Gallery

Camping ground di Tekelan


Memancing ikan Semah

DAS SIBAU
Sebuah rumah betang asli yang tertua (usianya 100 tahun) milik masyarakat Dayak Tamambaloh ada di desa Sungai Uluk Palin, Kecamatan Putussibau Utara. Lokasinya sudah termasuk DAS Sibau dan berjarak 45 menit berkendara dari Putussibau. Panjang bangunan 240 meter, lebar 18 meter dan tinggi 8 meter. Walaupun tingginya sudah turun tiga kali dari semula yang 12 meter, inilah rumah betang tertinggi dan terpanjang di Kalimantan Barat. Fondasinya terbuat dari kayu belian atau kayu besi; kayu terkuat di jenis pepohonan. Sekitar 137 KK menempati 53 bilik di rumah tersebut. Disini wisatawan bisa membeli kerajinan anyaman dan aksesoris dari manik-manik buatan penghuni rumah.

Kalau ingin merasakan tinggal bersama kaum Dayak Taman, datanglah ke rumah betang Baligundi di desa Sibau Hulu. Total panjang betang 150 meter dengan 23 bilik yang beberapa diantaranya bisa disewa oleh wisatawan. Rumahnya tidak setinggi Sungulok Apalin namun atraksi wisata dan layanan ramah pemilik bilik pasti tak kan terlupakan.

Potensi wisata DAS Sibau:
– Wisata budaya Dayak Tamambaloh
– Fotografi
– Souvenir
– Susur sungai
– Jelajah Hutan
– Arung Jeram/Rafting

Gallery

PENDAKIAN GUNUNG DI TNBK
Gunung Betung: setengah hari
Gunung Condong : 4hari

KEANEKARAGAMAAN HAYATI
Taman Nasional Betung Kerihun memiliki 1.216 jenis keanekaraman tumbuhan yang terdiri dari 418 genus dan 110 famili (75% endemik Kalimantan).
Tumbuhan baru yang ditemukan: Castanopsis inermis, Musa lawitiensis,Neouvaria acuminatissima, Lithocarpus philippinensis, Chisocheton cauliflorus,Syzygium spicata, dan Shorea peltata.

Pohon baru yang ditemukan :Pinanga bifidovariegata dan soka (Ixora sp.)

Selain itu TNBK juga memiliki 48 jenis mamalia, 301 jenis burung (151 genus dan 36 famili), 170 jenis insekta, 112 jenis ikan, 52 jenis reptilian, 51 jenis amfibia, 24 jenis endemik Kalimantan, dan 15 jenis burung migran.

Satwa langka yang dilindungi: Orangutan (Pongo satyrus), tangkasi (Tarsius bancanus borneanus), owa kalimantan (Hylobates muelleri), rusa sambar (Cervus unicolor brookei), beruang madu (Helarctos malayanus euryspilus), lutra (Lutra sumatrana), kancil (Tragulus napu borneanus), dan klasi (Presbytis rubicunda rubicunda)

LOKAL
Di setiap DAS pintu masuk TNBK dan di beberapa desa bermukim suku Dayak asli Kalimantan Barat. Antara lain:
– Dayak Iban
– Dayak Tamambaloh
– Dayak Taman Sibau
– Dayak Kantu
– Dayak Kayan Mendalam
– Dayak Bukat Mendalam
– Dayak Bukat Metelunai
– Dayak Punan Hovongan.

Suku-suku tersebut menempati beberapa wilayah antara lain Nanga Bungan,Tanjung Lokang,Sadap, Banua Martinus, Ulu Palin, Nanga Potan, dan Nanga Ovaat.

Jika wisatawan berkunjung ke pemukiman suku tersebut maka bisa mendapati beberapa rumah penduduk yang menjual kerajinan atau suvenir khas Dayak seperti manik-manik, tas tangan, dompet, topi, rompi, juga mandau (senjata khas suku Dayak).

TRANSPORTASI
Pontianak – Putussibau
Jarak sekitar 600km bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat (bus atau taxi) sekitar 12-15 jam. atau pesawat kalstar langsung turun di Bandara Putussibau

KUNJUNGAN TERBAIK
Juni – Agustus sesuai dengan iklim di Kalimantan Barat umumnya sedang bagus
April – Mei banyak acara-acara adat dan pengunjung bisa melihat acara dan pertunjukkan dari suku Dayak

TIPS DAN PERHATIAN
– Pakaian lengkap: jaket gunung, life jacket, sepatu gunung
– Jangan beri makanan satwa liar
– Bawa bekal
– Tidak buang sampah sembarangan
– Tidak merusak lingkungan
– Tidak mengganggu/menangkap satwa

IJIN
Mengurus Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) bisa diurus langsung di Kantor Balai Besar TNBK di Putussibau atau dapat juga mengurusnya secara online melalui SIMAKSI Online.

PENGINAPAN
– Pada beberapa pemukiman suku Dayak biasanya menyediakan tempat menginap yang memang terbuka untuk wisatawan.
– Homestay di setiap DAS juga sudah tersedia

INFORMASI LAIN
Nama: Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK)
Nama lain: Bentuang Karimun
Alamat: Jl. Piere Tendean ,Depan komplek KODIM Putussibau – Kapuas Hulu ,Kalbar
Gunung: Gunung Betting/Betung, Condong, Lawi, Jemuki, Cemaru, Kerihun, Dayang
Camping ground: Karangan Laboh, Muara Tekelan, dan Camp Derian

REFERENSI
kumpulanwisataalamindonesia.blogspot.co.id
picnesia.blogspot.co.id

1 Comment for Taman Nasional Betung Kerihun : DAS Kapuas, Embaloh, Sibau, Bungan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to Taman Nasional Betung Kerihun : DAS Kapuas, Embaloh, Sibau, Bungan