HOME
Home » DAFTAR TER- » TOP 10 GUNUNG TERANGKER DI TANAH JAWA

TOP 10 GUNUNG TERANGKER DI TANAH JAWA

Posted at January 28th, 2020 | Categorised in DAFTAR TER-

Secara umum semua gunung di Indonesia bisa dikatakan angker. Namun tetap ada gunung terangker nya. Kali ini Infopendaki.com akan mengulas 10 gunung terangker di tanah Jawa yang mungkin bagi sebagian pembaca sudah mendakinya.

Daftar Gunung Terangker di Jawa

No Gunung Lokasi Keangkeran
1 Merapi Jawa Tengah Pasar Bubrah
2 Semeru Jawa Timur Blank 75
3 Lawu Jawa Tengah Gerbang gaib
4 Salak Jawa Barat Zona merah penerbangan
5 Raung Jawa Timur Kerajaan jin
6 Arjuno Jawa Timur Alas Lali Jiwo
7 Argopuro Jawa Timur Medan pembantaian
8 Slamet Jawa Tengah Jin-jin penunggu
9 Sumbing Jawa Tengah Banyak penampakan
10 Ciremai Jawa Barat Keramat

Daftar di atas adalah daftar gunung terangker di Tanah Jawa diurutkan dari yang paling angker urutan pertama hingga sepuluh. Patokan dalam menyusun urutan tersebut diambil dari mitos, budaya, dan faktor alam yang ada pada gunung tersebut.

1 GUNUNG MERAPI

Gunung Merapi menempati posisi teratas sebagai gunung terangker di tanah Jawa. Siapa sih yang tidak kenal dengan Gunung Merapi? gunung ini memiliki sejarah yang panjang dan dikeramatkan oleh banyak kalangan masyarakat.

Merapi merupakan gunung aktif tipe A yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan DIY. Gunung ini memiliki sejarah yang kelam berkaitan dengan letusannya. Dari sebelum wilayah Yogyakarta masih berupa hutan hingga kemudian menjelma menjadi wilayah kerajaan Mataram Islam kala itu, Gunung Merapi masih tetap kokoh berdiri. Bahkan menurut kisah Merapi meletus saat tengah terjadi peperangan antara Kerajaan Mataram dengan kerajaan Pajang dan menewaskan banyak manusia.

Hingga sekarang Merapi masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat khususnya di lereng. Pasalnya gunung ini memiliki jadwal meletus secara teratur yaitu 4 tahun sekali. Letusan dahsyat terakhir kalinya yakni tahun 2010 yang mana menewaskan sekitar 300 orang termasuk di dalamnya Sang Juru Kunci Merapi, Mbah Marijan.

Dilihat dari faktor alam, Gunung Merapi memang layak di posisi pertama sebagai gunung paling ditakuti. Nah, sekarang kita lihat dari sisi mistis dan budaya.

Pasar Bubrah

Ada sebuah spot paling terkenal di Merapi yang bernama Pasar Bubrah. Lokasi ini berupa lapangan pasir dan batu yang sangat luas yang berada tepat sebelum puncak Merapi. Karena jalur pendakian Gunung Merapi secara resmi hanya ada dua, dan itupun berujung di ujung yang sama yakni Pasar Bubrah. Maka, lokasi Pasar Bubrah itulah menjadi satu-satunya tempat berkumpulnya para pendaki jika mendaki ke Merapi.

Bagi kalian yang pernah mendaki Gunung Merapi sampai Pasar Bubrah, pasti merasakan suasana yang berbeda dari gunung-gunung lainnya di Jawa. Angin akan berhembus kencang karena tidak ada pepohonan. Seringkali kabut tebal akan menerpa karena lokasi memang berada di ketinggian. Dan saat malam hari, tak akan nampak apapun jika malam gelap berselimut awan.

Mitosnya, Pasar Bubrah adalah sebuah pasar bagi makhluk alam gaib. Di tempat itulah para penghuni Merapi berkumpul. Gunung Merapi sendiri adalah sebuah kerajaan jin yang sangat melegenda sejak zaman dulu. Maka dari itu cobalah mendaki Merapi dan rasakan sensai angkernya. Sudah banyak kejadian-kejadian pendaki yang meninggal di Merapi. Bahkan tahun 2015 seorang pendaki dari Jogja terjatuh dan masuk ke kawah Merapi.

Baca: Pendaki Gunung Merapi Jatuh ke Dalam Kawah 16 Mei 2015

Hingga sekarang, dikarenakan status gunung yang waspada dan setiap saat bisa meletus, maka Gunung Merapi menjadi sepi oleh pendakian. Namun di balik semua itu, penduduk tak kasat mata di Merapi tidak pernah sepi.

2 GUNUNG SEMERU

Posisi kedua gunung terangker di tanah Jawa adalah Gunung Semeru. Mungkin bagi sebagian pembaca merasa kurang pas karena mendaki Semeru rasanya bahagia-bahagia saja tidak ada yang horror. Eits tapi tunggu dulu. Mari kita kupas lebih dalam.

Secara geografis, Semeru menjadi gunung tertinggi di Tanah Jawa. Hal tersebut telah mendapat tempat bagi para pendaki yang notabene manusia. Lalu bagaimana dengan makhluk gaib? Kita asumsikan Semeru juga menjadi tempat istimewa bagi makhluk-makhluk tersebut.

Dilihat dari faktor alam, pendakian ke Gunung Semeru cenderung lebih menggembirakan karena kita pasti dimanjakan oleh spot-spot alam yang sangat indah bahkan paling diburu oleh para pendaki. Sebut saja danau Ranu Kumbolo yang eksotis, tanjakkan cinta yang begitu terkenal, Oro-oro ombo lapangan luas dengan tanaman berbunga ungu, dan juga puncak tertinggi tanah Jawa, Mahameru. Belum sah menjadi pendaki kalau belum sampai di Mahameru. Begitu kira-kira.

Nah, sebagian besar para pendaki tertutupi dengan kegembiraan tersebut. Sehingga Gunung Semeru tak akan terlihat angker sama sekali. Tapi, coba kita pandang lebih dalam.

Gunung Semeru hanya memiliki satu jalur pendakian, itu artinya jalurnya jelas dan ramai. Kenapa hanya satu jalur? Karena wilayah lain di seluruh gunung merupakan wilayah yang masih liar dan tentunya angker bagi manusia.

Blank 75

Zone Blank 75 adalah zona tengkorak atau zona kematian yang terdapat di pinggir jalur dari Arcopodo menuju puncak Mahameru. Zona ini adalah sebuah jurang yang sangat dalam. Dinamakan “75” karena dalamnya mencapai 75 meter. Zona Blank 75 banyak sekali menelan korban. Jika penasaran coba cari di Google peristiwa-peristiwa pendaki terjatuh di zone Blank 75 ini, pasti kalian akan menemukan banyak kasus. Masih bagu jika korban bisa ditemukan. Bagaimana jika tidak ditemukan sama sekali sampai sekarang?

Sisi lain Ranu Kumbolo

Seperti lirik lagu yang berbunyi “tengoklah ke dalam…”. Coba lihat Ranu Kumbolo di malam hari. Gelap tak tampak bukan. Tapi sebenarnya banyak pasang mata yang tengah memperhatikan kalian dari jauh di sisi lain Ranu Kumbolo. Makanya kita tidak boleh menceburkan badan atau berenang di Ranu Kumbolo. Tempat itu sakral.

Mahameru

Puncak tertinggi Mahameru bukan hanya indah tapi angker dan mengerikan. Kalian pasti tahu kalau kawah Semeru yang bernama Jonggring Saloko kerap mengepulkan asap? Karena memang Gunung Semeru adalah gunung api aktif dan kapan saja bisa meletus hebat. Jadi sebenarnya kita mendaki sampai ke puncak sama saja siap-siap untuk menjemput maut.

Mitosnya puncak Mahameru adalah puncaknya kerajaan jin di Jawa. Sedangkan gerbang masuknya berada di Arcopodo, di bagian bawah sebelum keluar hutan. Arcopodo sendiri memiliki arti “Arca Kembar”. Hal ini dikaitkan bahwa ada penjaga kembar yang menjaga gerbang gaib tersebut.

Dan jangan lupa beberapa peristiwa maut yang terjadi di puncak Mahameru. Ada asap mematikan yang bisa membunuh para pendaki. Peristiwa paling fenomenal adalah kematian pendaki sekaligus aktivis bernama Soe Hoek Gie yang meninggal karena menghirup asap berbahaya di puncak. Oleh sebab itu pendaki dilarang berada di puncak di atas jam 10 siang. Karena selepas itu asap berbahaya akan terbawa angin yang mengarah ke bawah.

Masih banyak sisi gelap Gunung Semeru, kalian hanya perlu meresapi setiap langkah saat mendaki.

3 GUNUNG LAWU

Keangkeran Gunung Lawu tidak bisa dibantah lagi. Gunung api tipe B (tidak aktif) yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ini memang terkenal dengan keangkerannya.

Keangkeran Gunung Lawu muncul karena budaya dan kepercayaan masyarakat. Secara budaya, Gunung Lawu dipercayai sebagai tempat moksa (meleburnya ruh dalam Hindu-Buddha) raja Majapahit terakhir, Brawijaya V. Maka dari itu dalam tatanan sosial, masyarakat ‘menghormati’ tempat ‘makam’ raja Majapahit tersebut.

Lantas, munculah kepercayaan-kepercayaan gaib yang secara tidak sadar mengakar di Gunung Lawu. Mulai dari dibangun tempat untuk bersemedi, hingga spot-spot yang disakralkan. Ada juga sebuah tempat yang konon paling angker bernama Pasar Setan, yaitu sebuah petilasan.

Pasar ‘Setan’ Dieng

Spot satu ini diyakini sebagai tempat angker di Gunung Lawu. Kita bisa menjumpainya jika melalui jalur pendakian via Cetho. Pasar Dieng disebut juga pasar setan, alias tempat berkumpulnya setan. Kalian akan merasakan suasana berbeda jika melalui tempat ini saat maghrib atau malam hari. Pasar Dieng sendiri adalah sebuah petilasan berupa batu-batu kuno.

Kisah Tragis

Hal yang paling tepat untuk menggambarkan keangkeran Gunung Lawu yakni kisah-kisah tragis yang terjadi di dalamnya. Jika kalian sering mengikuti berita-berita seputar pendaki gunung, maka Gunung Lawu bisa jadi sering muncul di headline-headline.

Tahun 1989 terjadi sebuah tragedi dimana sebanyak 14 santri dari Pondok Al Mukmin Ngruki Sukoharjo ditemukan meninggal. Jarang yang tahu kisah ini, namun kalian akan yakin jika membaca dari buku terbitan pondok pesantren tersebut yang menceritakan kisah mengerikan itu.

Tahun 2015 terjadi kebakaran di Lawu yang menyebabkan 6 pendaki tewas. Tahun 2017 terjadi tragedi kekerasan saat Diksar (pendidikan dasar) Mapala UII yang menyebabkan 2 mahasiswa calon Mapala tewas, dan akhir tahun 2018 seorang pendaki bernama Alvi hilang secara misterius di Gunung Lawu hingga sekarang tidak ditemukan.

4 GUNUNG SALAK

Sekarang kita beralih ke Jawa Barat. Jangan salah di Jabar juga tidak kalah angkernya. Palling angker adalah Gunung Salak. Predikat angker ini ditasbihkan bukan tanpa alasan. Bagi pendaki Jawa Barat pasti sudah sering mendengar kisah-kisah horor yang terjadi di Gunung Salak. Bukan hanya itu, bahkan kematian-kematian tragis juga terjadi di gunung ini.

Sukhoi Superjet 100

9 Mei 2012 dunia penerbangan Indonesia haru biru karena terjadi kecelakaan maut sebuah pesawat yang diterbangkan perdana yaitu Sukhoi Superjet 100. Kecelakaan misterius tersebut menewaskan seluruh penumpang yang berjumlah 45 orang yang rata-rata adalah wartawan. Puing-puing pesawat ditemukan di sebuah tebing yang sangat curam.

Setidaknya ada kejadian serupa di masa lampu yang berhubungan dengan Gunung Salak. Sehingga zona tersebut mendapat cap merah zona penerbangan.

Mimpi Basah Massal

Nah, untuk kisah-kisah horor dari pengalaman para pendaki memang cukup membuat bulu kuduk berdiri. Mulai dari kisha pendaki yang tersesat berhari-hari, pendaki yang melihat penampakan, mendengar suara wanita minta tolong, dan yang paling bikin merinding adalah kejadian mimpi basah massal para pendaki.

5 GUNUNG RAUNG

Selanjutnya ada Gunung Raung. Gunung dengan trek summit terekstrim di pulau Jawa. Kita resapi makna jalur ekstrim ini secara logis. Jika jalur menuju gunung Raung ini ekstrim dan sulit dilalui, maka sama dengan pendaki (manusia) sulit mencapainya. Maka sama juga artinya dengan (manusia) dilarang mencapainya (dipersulit). Tentu ada maksud dan tujuannya.

Bisa dikatakan sebenarnya manusia dilarang mencapai gunung Raung. Karena dalam dunia lain Gunung Raung adalah sebuah kerajaan jin yang sakral.

Kaldera Raung

Kaldera Raung menjadi kaldera terluas di Pulau Jawa. Sekaligus menjadi kaldera aktif yang bisa meletus kapanpun. Konon kaldera Gunung Raung adalah sebuah kerajaan yang dinamakan Kerajaan Macan Putih.

Jika kalian pernah mencapai Puncak Sejati Gunung Raung saat gunung itu aktif 2015 lalu, dijamin kaki kalian akan gemetaran mendengar suara “raungggan” yang sangat keras dari dalam kaldera. Sensasi itu lebih mengerikan ketimbang melihat setan atau semacamnya. Rasanya seperti ingin lari tapi tidak tahu kemana.

Jalur Angker Sumber Wringin

Pada pendakian Gunung Raung ada sebuah jalur pendakian yang terkenal seram dan sepi. Yaitu jalur Sumber Wringin. Pos-pos pendakian melalui jalur Sumber Wringin diberi nama yang juga berkaitan dengan mitos di Gunung Raung, antara lain: Pondok Sumur, Pondok Dedemit, Pondok Mayit, dan juga Pondok Angin. Pondok Sumur adalah lokasi untuk pertapaan. Pondok Dedemit konon adalah lokasi jual beli makhluk gaib. Pondok Mayit adalah lokasi ditemukannya mayat orang Belanda yang tergantung di pohon. Pondok Angin juga diyakini sebagai lokasi gerbang menuju kerajaan gaib.

6 GUNUNG ARJUNO

Gunung Arjuno juga menjadi salah satu gunung terangker di Jawa Timur. Alasan yang kuat tentang keangkerannya yakni seputar sejarah penjajah Belanda yang kelam di Gunung Arjuno. Dan juga banyaknya kisah-kisah seram dari kalangan pendaki.

Lereng Gunung Arjuno dahulu adalah pemukiman mandor dari penjajah Belanda. Para mandor tersebut kerap berburu rusa atau menjangan di Arjuno. Sekarang dikenal juga terdapat pos bernama pondok rusa. Konon dulu menjadi tempat menyimpan rusa buruan.

Alas Lali Jiwo

Di Gunung Arjuno via jalur Purwosari atau Lawang, terdapat sebuah lapangan yang dikelilingi pepohonan yang sangat terkenal akan keangkerannya, tempat itu bernama Alas Lali Jiwo. Nama tersebut memiliki arti “Hutan Lupa Diri”. Bukan tanpa sebab, pasalnya banyak kejadian pendaki yang tersesat dan hilang saat melewati hutan tersebut seakan-akan lupa ingatan atau lupa diri.

Kalian akan merasakan suasana berbeda saat melintasi Alas Lali Jiwo. Suasana sepi dan kabut-kabut tipis menyelimuti di sela-sela pepohonan cemara. Seakan mata kita terperdaya dan memaksa pikiran menjadi kosong. Dan saat itulah keangkerannya dimulai. Hutan yang seakan-akan menjebak manusia.

7 GUNUNG ARGOPURO

Masih di Jawa Timur, kali ini adalah Gunung Argopuro, yakni gunung dengan trek pendakian terpanjang di Jawa. Gunung Argopuro menjadi salah satu gunung terangker di Jawa Timur. Selain alasan sejarah yang kelam, faktor alam yang liar juga menjadi alasan lain.

Pendakian Argopuro rata-rata memakan waktu 5-6 hari. Karena memang jarak yang sangat panjang sehingga membutuhkan waktu yang lama. Dari faktor alam kita harus pahami dulu bahwa tidak ada pemukiman penduduk dalam radius yang cukup jauh di Argopuro. Oleh sebab itu gunung ini menjadi wilayah yang misterius. Asal jalan maka siapa saja bisa tersesat dan tak bisa kembali.

Puncak Rengganis

Mitos yang berkembang, puncak Gunung Argopuro yaitu Puncak Rengganis dulunya adalah sebuah taman yang dibangun untuk puteri Raja Majapahit bernama Dewi Rengganis. Mitos ini dikuatkan dengan adanya temuan berupa bekas kolam dan taman. Dari hasil temuan tersebut ilmuan meyakini bahwa Gunung Argopuro dahulu dijadkan sebagai kerajaan tertinggi di Jawa. Mengingat sakralnya tempat tersebut, maka banyak penunggu gaib yang bersemayam di sana.

Cikasur

Salah satu tempat ikonik dari Gunung Argopuro yaitu sebuah savana yang sangat indah bernama Cikasur. Kawasan berupa savana seluas tiga kali lapangan sepakbola tersebut dulunya adalah landasan pesawat pada masa kolonial Belanda. Buktinya adalah ditemukan sebuah ganset yang bertuliskan tahun 1912. Konon, Belanda membuat landasan udara di puncak gunung karena hendak memanfaatkan sumber mineral yang tersimpan di Gunung Argopuro. Para pekerja dari pribumi diperintahkan untuk bekerja membangun landasan tersebut. Hingga pada suatu hari para pekerja disuruh untuk menggali lubang, dan mereka dibantai satu per satu lalu dikuburkan dalam lubang yang telah mereka gali sendiri. Kawasan Cikasur itu pun disebut sebagai ‘lembah pembantaian’. Jika kalian bermalam di sini maka kalian akan merasakan suasana yang berbeda.

8 GUNUNG SLAMET

Gunung Slamet adalah gunung yang menjadi tokoh ramalan mengerikan dari naskah Jawa. Dikatakan jika gunung ini meletus dahsyat maka Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua. Hal tersebut sejalan dengan posisi gunung Slamet itu sendiri yang tepat berada di tengah-tengah Pulau Jawa.

Banyak kisah-kisah horor yang diceritakan oleh para pendaki yang pernah ke Slamet. Rata-rata kisah bercerita tentang penampakkan dan seputar suara aneh.

Kemudian jika dilihat dari faktor alam, maka memang betul Gunung Slamet dikatakan angker. Gunung Slamet berdiri di lima wilayah kabupaten dan memiliki lebih dari 10 jalur pendakian. Sangat banyak! Dan yang unik semua jalur memiliki spot yang mirip berupa Plawangan atau batas hutan. Karena memang bentuk Gunung Slamet gundul pada puncaknya. Dari kenyataan tersebut maka bisa jadi tiap-tiap jalur pendakian memiliki penunggu yang berbeda dan kisah horor yang berbeda.

Puncak Surono

Puncak Slamet bernama Puncak Surono. Konon Surono adalah seorang pendaki yang meninggal karena terjatuh ke kawah. Jika kalian mendaki sampai puncak, maka kalian akan melihat lapangan pasir yang sangat luas namun mengerikan. Itulah kawah Gunung Slamet yang aktif dan sewaktu-waktu bisa meletus. Jika sedang sial dan kabut datang di puncak, saat itu kalian akan merasakan suasana yang lebih horor. Para penunggu-penunggu tanah Jawa bersemayam di sana.

Samarantu

Ada sebuah pos bernama Samarantu jika kalian lewat jalur pendakian Bambangan. Pos ini sangat terkenal di kalangan pendaki. Dari namanya saja memiliki arti seram yaitu “Hantu yang samar” alias tak terlihat. Konon di tempat ini banyak terjadi penampakkan.

9 GUNUNG SUMBING

Gunung Sumbing di Jawa Tengah juga dikenal angker oleh para pendaki. Bukan dari faktor sejarah yang kelam atau semacamnya, melainkan dari banyaknya kisah-kisah horor yang dialami para pendaki.

Kisah Para Pendaki

Jika kalian searching di Google tentang berita pendaki hilang, tersesat, bahkan meniggal di Gunung Sumbing, kalian akan menemukan banyak. Gunung Sumbing memang menjadi gunung favorit untuk pendakian. Namun bukan untuk pemula. Jika kalian pernah ke Sumbing tentu paham kalau jelur pendakian Sumbing terkenal berat. Hal-hal semacam ini yang membuat banyak pendaki kewalahan dan terjadilah hal-hal yang tak diinginkan.

Beberapa kasus yaitu pendaki tersesat beberapa hari. Lalu ada pendaki yang terjatuh dan meninggal. Bahkan pernah juga ditemukan kerangka manusia yang tak dikenali siapa.

Bumbu-bumbu seram itulah kemudian diikuti oleh berbagai pengalaman horor para pendaki. Ada yang bercerita diikuti pocong, penampakan raksasa hitam, penampakan kuntilanak dan sunder bolong. Ada juga yang melihat peri.

10 GUNUNG CIREMAI

Terakhir ada Gunung Ciremai yang tertinggi di Jawa Barat. Gunung ini dikenal angker bagi para pendaki Jawa Barat. Banyak sekali mitos-mitos terkenal yang berasal dari Ciremai.

Penampakan

Penampakkan adalah hal tersering di Gunung Ciremai. Begitu kira-kira cerita para pendaki. Kakeh Berjubah Putih adalah penampakkan paling terkenal dari Ciremai. Konon sosok ini adalah sosok baik hati yang menuntun pendaki yang tersesat.

Ada pula penampakan Nyi Linggi dan dua macan penjaganya. Sosok ini adalah sosok penunggu Gunung Ciremai dan terkenal di kalangan pendaki.

Selain itu sebagai bumbu para penampakkan, diceritakan juga konon dulu zaman penjajahan terjadi sebuah pembantaian di perkebunan jalur pendakian via Apuy. Maka dari itu banyak kisah penampakkan muncul dari jalur Apuy.

Suara Gamelan

Dan yang paling sering adalah terdengarnya suara gamelan. Peristiwa ini sering dialami oleh pendaki yang mendaki Gunung Ciremai. Baik pendaki pemula, senior, bahkan expert, suara gamelan bisa didengar. Entah karena memang ada pagelaran gamelan di lereng gunung atau mungkin suara angin yang menggesek dedaunan. Entahlah.


Itu dia top 10 gunung terseram di tanah Jawa versi infopendaki.com, kalian setu tidak? Atau ada gunung lain yang lebih seram versi para pembaca? Ceritakan di kolom komentar.

1 Comment for TOP 10 GUNUNG TERANGKER DI TANAH JAWA

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Post to TOP 10 GUNUNG TERANGKER DI TANAH JAWA

Top 10 Gunung dengan Rekor Dunia yang Ada di Nusantara

Posted at 20/03/2020

Gunung dengan rekor dunia ada di Indonesia. Salah satunya yakni Gunung Toba. Ya, Gunung Toba. Gunung tersebut adalah gunung purbakala yang meletus sangat dahsyat... Read More

GUNUNG UNTUK PEMULA

50+ GUNUNG UNTUK PEMULA DI PULAU JAWA LENGKAP

Posted at 05/02/2020

Beberapa pendaki yang belum pernah mendaki gunung sebelumnya, kerap kali meminta info gunung untuk pemula. Hmm… tapi sebelum kita mengulas lebih lanjut, mari ketahui... Read More

Ini Dia Gunung-Gunung Terluar Indonesia

Posted at 05/02/2020

Jika telah mengenal pulau-pulau terluar Indonesia, tapi kalian sudah tahu gunung-gunung terluar Indonesia? Indonesia merupakan negara kepulauan dan juga memiliki banyak sekali gunung. Dari... Read More

desa tertinggi di indonesia

12 DESA TERTINGGI DI INDONESIA

Posted at 04/02/2020

Kira-kira desa tertinggi di Indonesia ada dimana? Kalau saja di Pegunungan Jaya Wijaya terdapat desa yang tercantum di BPS statistik nasional, mungkin wilayah itu... Read More

Ada Lho..Satu Gunung Berada di Empat Provinsi Sekaligus di Indonesia

Posted at 04/02/2020

Ada lho… satu gunung berada di empat provinsi sekaligus. Tahu tidak kalau beberapa gunung di Indonesia terletak di banyak wilayah perbatasan? Ada gunung yang... Read More